KAJIAN TEKNIS PENINGKATAN PRODUKSI ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT PENGUPASAN TANAH PENUTUP PADA PENAMBANGAN BATUBARA PT. KALIMANTAN PRIMA PERSADA KABUPATEN RANTAU KALIMANTAN SELATAN

RISTYANDANA, RISTYANDANA (2011) KAJIAN TEKNIS PENINGKATAN PRODUKSI ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT PENGUPASAN TANAH PENUTUP PADA PENAMBANGAN BATUBARA PT. KALIMANTAN PRIMA PERSADA KABUPATEN RANTAU KALIMANTAN SELATAN. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img] PDF
Restricted to Registered users only until 15 November 2012.

Download (8kB)

Abstract

Kegitan penambangan batubara oleh PT. Kalimantan Prima Persada (PT. KPP) di pit Persada yang berlokasi di Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Rantau, Kalimantan Selatan, menggunakan sistem tambang terbuka. Sebelum kegiatan penambangan batubara dilaksanakan, maka terlebih dahulu perlu dilakukan kegiatan pengupasan lapisan tanah penutup. PT KPP Rantau menggunakan satu alat gali muat Komatsu PC 1250SP-7 sedangkan jumlah alat angkut yang digunakan sebanyak 4 buah dengan jenis Komatsu HD 465. Adapun Produksi alat muat dan alat angkut pada pengupasan lapisan tanah penutup memegang peranan yang sangat penting dalam penambangan batubara. Oleh karenanya upaya dan ide perbaikan untuk meningkatkan produktivitas alat muat dan alat angkut selalu diusahakan Pada bulan Februri 2009 produksi aktual dari PC 1250 sebesar 264.207,14 BCM/bulan, sedangkan untuk 4 unit HD 465 sebesar 210.705,83 BC/bulan. Sedangkan target produksi pengupasan tanah penutup PT KPP sebanyak265.500BCM, dengan demikian target produksi pengupasan tanah penutup tidak tercapai . Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan produksi adalah dengan memperbaiki waktu kerja efektif dari alat gali muat dan alat angkut. Setelah dilakukan perbaikan waktu kerja efektif, target produksi masih tetap tidak tercapai. Maka dilakukan alternatif lain untuk HD 465 yang berkombinasi dengan PC 1250, yaitu dengan meningkatkan kecepatan laju alat angkut. Setelah dilakukan semua ide perbaikan, yaitu pertama upaya peningkatan waktu kerja efektif dari alat muat yang semula 71,62 % menjadi 84,14 %, sedangkan untuk alat angkut berubah dari 76,66% menjadi 80,54 %. Kemudian upaya kedua ialah peningkatan kecepatan laju alat angkut berdasarkan data kecepatan tertinggi hasil pengamatan di lapangan, yang semula kecepatan rata-rata ketika berjalan saat membawa muatan 15,05 km/jam menjadi 17 km/jam dan kecepatan berjalan saat kosong 18,91km/jam menjadi 26,97 km/jam. Dengan peningkatan kecepatan target produksi sebesar 265.500 BCM/bulan terpenuhi dengan produksi PC 1250 sebesar 292.209 BCM/ bulan dengan 4 unit HD 465-7 sebesar 267.031,36 BCM/bulan. Adapun ide perbaikan dengan meningkatkan kecepatan rata-rata alat angkut berdasarkan spesifikasi kemampuan alat angkut, yang semula kecepatan rata-rata ketika berjalan saat membawa muatan 15,05 km/jam menjadi 30,6 km/jam dan kecepatan berjalan saat kosong 18,91km/jam menjadi 38,2 km/jam. Dengan peningkatan kecepatan maka target produksi sebesar 265.500 BCM/bulan juga dapat terpenuhi dengan produksi PC 1250 sebesar 297.588 BCM/ bulan dengan 4 unit HD 465-7 sebesar 268.685,27BCM/bulan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 600 Teknologi
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Pertambangan
Depositing User: Eny Suparny
Date Deposited: 15 Nov 2011 04:58
Last Modified: 13 May 2015 04:49
URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/1050

Actions (login required)

View Item View Item