KAJIAN TEKNIS TERHADAP ALAT MUAT DAN ALAT ANGKUT DALAM UPAYA MEMENUHI SASARAN PRODUKSI PADA PENAMBANGAN BAUKSIT DI PT. KALMIN KALIMANTAN BARAT

Yopinus, Yopinus (2011) KAJIAN TEKNIS TERHADAP ALAT MUAT DAN ALAT ANGKUT DALAM UPAYA MEMENUHI SASARAN PRODUKSI PADA PENAMBANGAN BAUKSIT DI PT. KALMIN KALIMANTAN BARAT. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img] PDF
Restricted to Registered users only until 15 November 2012.

Download (11kB)

Abstract

PT. Kalmin merupakan perusahaan yang bergerak dalam kegiatan penambangan bauksit. Kegiatan penambangan bauksit dilakukan di Pit Pak Leman dengan sistem tambang terbuka (surface minng) dan metode penambangan adalah open pit dengan cara selective mining. Kegiatan penambangan bauksit di Pit Pak Leman dilakukan pada dua front, dimana untuk front I kegiatan penambangan menggunakan kombinasi 1 Excavator Kobelco SK 330 EC-501 dengan 5 Dump Truck Hino 500 FM 260 Ti, dan untuk front II menggunakan 1 Excavator Kobelco SK 330 EC-502 dengan 5 Dump Truck Nissan CWA 260. Target produksi bauksit yang ditargetkan sebesar 262.500 ton/bulan. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan kemampuan produksi alat gali-muat sebesar 506.281,881 ton/bulan dan kemampuan produksi alat angkut sebesar 218.306,354 ton/bulan sehingga target produksi yang diharapkan belum tercapai. Target produksi bauksit belum tercapai karena belum optimalnya jumlah pengisian untuk setiap Dump Truck, seharusnya setiap DT diisi 7 kali curah tetapi kenyataan di lapangan hanya 5 kali curah dan belum efektif dan efisiennya waktu edar dari alat angkut saat ini. Untuk effisiensi kerja dari Excavator Backhoe Kobelco SK 330 EC-501 adalah sebesar 76,08 % dengan Dump Truck Hino 500 FM 260 Ti yang dilayani adalah sebesar 75,17 %. Sedangkan effisiensi kerja Excavator Backhoe Kobelco SK 330 EC-502 adalah sebesar 76,25 % dengan Dump Truck Nissan 260CWA yang dilayaninya 76,33%. Faktor keserasian (Match Factor) kerja kombinasi Excavator Backhoe Kobelco SK 330 EC-501 dengan 5 unit Dump Truck Hino 500 FM 260Ti adalah 0,43 dengan waktu tunggu alat muat sebesar 1,75 menit. Sedangkan faktor keserasian kerja kombinasi Excavator Backhoe Kobelco SK330EC-502 dengan 5 unit Dump Truck Nissan 260 CWA adalah 0,44 dengan waktu tunggu alat muat sebesar 1,73 menit. Upaya pencapaian target produksi dilakukan dengan cara melakukan penambahan jumlah pengisian yang semula 5 kali curah menjadi 7 kali curah untuk setiap Dump Truck, dan perbaikan waktu edar alat angkut, dan menggunakan efisiensi kerja alat gali-muat dan alat angkut saat ini. Dari upaya penambahan jumlah pengisian dan perbaikan waktu edar alat angkut, dan menggunakan efisiensi kerja alat gali-muat dan alat angkut saat ini, didapatkan total produksi alat gali-muat adalah sebesar 506.281,881 ton/bulan dan total produksi untuk alat angkut adalah sebesar 295.104,639 ton/bulan. Sedangkan untuk faktor keserasian kerja dari alat gali-muat dan alat angkut meningkat dari 0,44 menjadi 0,58 dan wakut tunggu alat gali-muat juga semakin kecil yang semula 1,75 menit menjadi 1,341 menit. Maka berdasarkan hasil perhitungan diatas, diperoleh total produksi bauksit sebesar 295.104,689 ton/bulan. Sehingga dapat disimpulkan jika target produksi bauksit sebesar 262.500ton/bulan yang diharapkan perusahaan saat ini sudah tercapai.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 600 Teknologi
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Pertambangan
Depositing User: Eny Suparny
Date Deposited: 15 Nov 2011 04:48
Last Modified: 18 May 2015 02:51
URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/1055

Actions (login required)

View Item View Item