GEOLOGI DAN STUDI IDENTIFIKASI GERAKAN TANAH BERDASARKAN SIFAT FISIK DAN MEKANIK BATUAN PADA DESA NGLEGI DAN SEKITARNYA KECAMATAN PATUK, KABUPATEN GUNUNG KIDUL, PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

MOH. SYAFRIZAL, EKA OKTA (2011) GEOLOGI DAN STUDI IDENTIFIKASI GERAKAN TANAH BERDASARKAN SIFAT FISIK DAN MEKANIK BATUAN PADA DESA NGLEGI DAN SEKITARNYA KECAMATAN PATUK, KABUPATEN GUNUNG KIDUL, PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. Other thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.

[img]
Preview
PDF
Download (68kB) | Preview

Abstract

Secara administrasi, lokasi penelitian terletak di daerah Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul. Secara geografis daerah telitian terletak pada koordinat 110032’30”BT – 110035’00”BT dan 07047’30”LS –07050’30”LS atau secara Koordinat UTM (Universal Transverse Mercator) daerah telitian terletak pada: 0449000mE – 0455000mE (West-East) dan 9130000mN–9135000mN (South-North). Daerah Penelitian dapat ditempuh melalui jalan darat dengan kendaraan roda dua ataupun kendaraan roda empat sejauh kurang lebih ±45km dari kampus UPN ”Veteran” Yogyakarta. Daerah penelitian dapat dibagi menjadi 2 satuan bentuk asal, yaitu: bentuk asal Struktural, dan Fluvial dimana dibagi lagi menjadi 4 satuan geomorfik, yaitu : Perbukitan Homoklin ( S1 ), Dataran Homoklin ( S2 ), Tubuh Sungai ( F1 ), serta Dataran Limpah Banjir ( F2 ). Daerah telitian tersusun oleh beberapa satuan batuan dari tua ke muda adalah: Satuan batuan pasirtufan semilir, satuan breksi vulkanik nglanggeran, satuan batuan pasir sambipitu. Hasil analisa yang telah dilakukan untuk memperoleh sifat fisik tanah pada sampel undisturb maka didapatkan nilai berat isi tanah antara 1.449 gr/cm3 sampai 1.692 gr/cm3, nilai kadar airnya antara 36.409 %sampai 54.985 %, nilai berat jenis antara 2.148 sampai 3.763 gr/cm3. Pada analisa uji geser langsung yang bertujuan untuk mendapatkan sifat mekanik tanah diperoleh nilai kohesi antara 0.002 sampai 0.031 sedangkan untuk sudut geser dalamnya antara 4.11o sampai 14.25o. Dari hasil analisis faktor kestabilan lereng menggunakan slide sebagai acuan untuk penentuan nilai FK yang digunakan. Gerakan tanah Debris Slide pada LP 26 (FK = 1.076), Gerakan tanah Soil Slide pada LP 11 (FK = 1.382), Gerakan tanah Rotational Slide pada LP 40 (FK =0.344). Faktor keamanan dengan kriteria kritis (FK 1,07-1,25) berada pada gerakan tanah pada LP 26. Faktor keamanan dengan kriteria labil (FK < 1,07) berada pada gerakan tanah LP 40. Faktor keamanan dengan kriteria stabil (FK > 1,25) berada pada gerakan tanah LP 11. .Faktor – faktor yang mempengaruhi kestabilan lereng di daerah penelitian antara lain sifat fisik dan mekanik tanah, litologi, kemiringan lereng dan morfologi, vegetasi, curah hujan. Cara penanggulangan ketidakstabilan lereng di daerah penelitian dapat dilakukan dengan cara merubah geometri lereng, mengendalikan drainase dan rembesan, Pembangunan tembok penahan serta metode sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya gerakan tanah serta penanggulangannya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 500 Sains dan Matematika
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Geologi
Depositing User: Muji Isambina
Date Deposited: 04 Nov 2011 03:11
Last Modified: 09 May 2015 05:17
URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/1168

Actions (login required)

View Item View Item