SIKUEN STRATIGRAFI DAN ESTIMASI CADANGAN GAS LAPISAN PS-11 BERDASARKAN DATA WIRELINE LOG, SEISMIK DAN CUTTING, FORMASI EKUIVALEN TALANG AKAR LAPANGAN “SETA” CEKUNGAN JAWA BARAT UTARA

YOGI SUGOMO, SATYA (2011) SIKUEN STRATIGRAFI DAN ESTIMASI CADANGAN GAS LAPISAN PS-11 BERDASARKAN DATA WIRELINE LOG, SEISMIK DAN CUTTING, FORMASI EKUIVALEN TALANG AKAR LAPANGAN “SETA” CEKUNGAN JAWA BARAT UTARA. Other thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.

[img]
Preview
PDF
Download (469kB) | Preview

Abstract

Lapangan SETA secara administratif termasuk dalam Kabupaten Indramayu,Propinsi Jawa Barat, yang merupakan daerah operasi PT. Pertamina (EP) Region Jawa di Cekungan Jawa Barat Utara. Penelitian yang dilakukan di Lapangan SETA difokuskan pada Formasi Ekuivalen Talang Akar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sikuen stratigrafi pada Formasi Ekuivalen Talang Akar serta estimasi cadangan gas yang tersimpan pada lapisan PS-11 pada Lapangan SETA.Hasil interpretasi menggunakan data wireline log dan cutting formasi ini terbentuk pada lingkungan delta hingga laut dangkal yang tersusun atas litologi batupasir, shale dan batugamping, dimana pada bagian bawah dari Formasi Ekuivalen Talang Akar terdiri dari litologi berupa perselingan batupasir dan shale dengan sisipan batubara dan pada bagian atasnya terdiri dari litologi berupa perselingan batugamping dan shale. Berdasarkan hasil penelitian, Formasi Ekuivalen Talang Akar pada Lapangan SETA memiliki 4 (empat) Sikuen Pengendapan yang terbagi atas Sikuen 1 dengan system tract berupa HST1, Sikuen 2 dengan system tract berupa TST2 dan HST2,Sikuen 3 dengan system tract berupa LST3, TST3, dan HST3, Sikuen 4 dengan system tract berupa TST4.Pada Formasi Ekuivalen Talang Akar Lapangan SETA terdapat zona gas yakni pada parasikuen 11 (PS-11) yang termasuk dalam Lowstand System Tract3 (LST3), dimana reservoarnya merupakan endapan channel dari fasies delta. Zona gas diketahui terbagi dalam 2 (dua) area yaitu area I berada pada bagian utara yang berdekatan dengan sumur ST-01 kedalaman 2320–2307.9 mbpl dan ST-02 kedalaman 2311-2525 mbpl, sedangkan area II berada pada bagian selatan bedekatan sumur ST-06 kedalaman 2296.8-2288.3 mbpl dan ST-11 kedalaman 2292.2-2282.2 mbpl. Dari hasil perhitungan petrofisik, pada area I kualitas reservoar dapat diklasifikasikan sebagai reservoar yang baik dilihat hasil porositas rata-rata 15,6%dengan saturasi air rata-rata sebesar 38.5%, sedangkan pada area II kualitas reservoar diklasifikasikan sebagai reservoar yang baik sekali dengan hasil porositas rata-rata 21% dengan saturasi air rata-rata sebesar 33%.Estimasi cadangan hidrokarbon yaitu area I dengan jumlah cadangan 26.133.530,11Scf, dan area II dengan jumlah cadangan 28.167.867 Scf. Sehingga total cadangan yang tersedia yaitu 54.3 Mscf (Million Stock Cubic Feet).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 500 Sains dan Matematika
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Geologi
Depositing User: Muji Isambina
Date Deposited: 02 Nov 2011 05:14
Last Modified: 08 May 2015 06:35
URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/1201

Actions (login required)

View Item View Item