EVALUASI LAJU ALIR KRITIS DAN OPTIMASI UKURAN CHOKE PADA SUMUR “X” LAPANGAN SOUTH BETARA PETROCHINA INTERNATIONAL JABUNG LTD

Matindas, Marselino (2011) EVALUASI LAJU ALIR KRITIS DAN OPTIMASI UKURAN CHOKE PADA SUMUR “X” LAPANGAN SOUTH BETARA PETROCHINA INTERNATIONAL JABUNG LTD. Other thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.

[img]
Preview
PDF
Download (85kB) | Preview

Abstract

Masalah Produksi air sering terjadi pada sumur yang mempunyai mekanisme pendorong Water (Water Drive atau Combination Drive). Dalam memproduksikan suatu lapangan minyak bertujuan untuk mendapatkan perolehan minyak seoptimal mungkin, tetapi pada kenyataannya hasil yang diperoleh sering mendapat hambatan. Salah satu faktor yang menyebabkan menurunnya laju produksi minyak suatu sumur dapat disebabkan adanya aliran air yang menerobos lapisan minyak, atau sering disebut Water Coning. Water coning adalah suatu pergerakan air dari zonanya masuk kedalam zona minyak secara vertikal menuju lubang sumur menembus batas air-minyak dan membentuk kerucut. Water coning dapat disebabkan oleh berbagai hal salah satunya adalah sumur tersebut diproduksikan melebihi laju produksi kritisnya. Laju produksi disini adalah laju produksi maksimum tanpa ikut terproduksinya air. Pada sumur yang diproduksikan diatas laju produksi kritisnya, yang akan mengalami masalah produksi air. Dalam hal ini bisa dilakukan perhitungan Water Breakthrough, di mana perhitungan ini memperkirakan waktu mulai terproduksinya air dari bagian bawah perforasi. Evaluasi pada sumur “X” juga dilakukan pada ukuran choke, hal ini di maksudkan untuk mendapatkan ukuran choke yang optimal untuk memproduksikan minyak. Metodologi dari penulisan ini adalah mengumpulankan data-data yang berkaitan dengan evaluasi laju produksi alir kritis, perhitungan Water Breakthrough dan optimasi ukuran Choke berupa data log, data geometri aliran, data laju produksi, data tekanan, data PVT, dan data reservoir. Setelah semua data terkumpul maka dilakukan perhitungan laju alir kritis minyak dan perhitungan penentuan water breakthrough. Untuk optimasi ukuran choke sebelum mendapatkan hasil optimasi maka dibuat grafik inflow performance relationship terlebih dahulu, setelah itu membuat grafik outflow choke yang akan mendapatkan berbagai harga laju produksi minyak dengan berbagai ukuran Choke. Berdasarkan hasil perhitungan laju alir kritis dengan menggunakan metode Chierici didapatkan harga sebesar 393 BOPD didapatkan time water breakthrough selama 23 hari. Namun pada kondisi aktual dilapangan sumur “X” diproduksikan dengan laju alir 632 BOPD dengan water breakthrough time selama 8,3 hari. kemudian dilakukan perubahan ukuran choke dari 18/64 ke 16/64, dengan adanya perubahan ukuran choke pada sumur “X” terlihat hasil bahwa sumur tersebut mengalami penurunan produksi air dan sampai pada saat ini sudah tidak terproduksi air walaupun terjadi penurunan produksi minyak. Maka dari hasil evaluasi yang dilakukan pada sumur “X” dengan perubahan ukuran choke dikatakan berhasil karena dapat mengatasi produksi air. Diharapkan dengan dilakukannya evaluasi pada sumur “X” metode seperti perhitungan laju alir kritis bisa diterapkan pada sumur-sumur yang lain sebelum diproduksikan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 500 Sains dan Matematika
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Geologi
Depositing User: Muji Isambina
Date Deposited: 01 Nov 2011 05:34
Last Modified: 09 May 2015 05:14
URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/1283

Actions (login required)

View Item View Item