PENGARUH KERJASAMA CAFTA TERHADAP INDUSTRI KERAJINAN BATIK DI INDONESIA

Garudhityo, Bondan (2011) PENGARUH KERJASAMA CAFTA TERHADAP INDUSTRI KERAJINAN BATIK DI INDONESIA. Other thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.

[img]
Preview
PDF
Download (97Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kerjasama CAFTA terhadap UMKM industri kerajinan batik di Indonesia dengan melihat peluang, tantangan, kendala yang dihadapi, strategi dan dampak bagi UMKM menghadapi CAFTA. Variabel atau bab yang menjelaskan dalam penelitian ini adalah dinamika UMKM dan industri kerajinan batik, kerjasama Cina-ASEAN dalam CAFTA, dampak CAFTA terhadap UMKM industri kerajinan batik di Indonesia. Dalam upaya menjawab rumusan masalah dan menarik hipotesa penulis menggunakan perspektif regionalisme yang dikemukakan Cong Li Choy dan Hurell. Pendekatan ini dianggap relevan karena mampu menjabarkan secara mendalam tentang kasus pengaruh CAFTA terhadap UMKM industri kerajinan batik di Indonesia. Pada era globalisasi dinamika perekonomian dan perdagangan Indonesia dihadapkan pada isu perdagangan bebas regional yang dikenal dengan AFTA (ASEAN Free Trade Area). Dalam perkembangannya agenda perdagangan bebas regional seperti CAFTA (China-ASEAN Free Trade Area) yang secara faktual berpengaruh pada aktor-aktor perekonomian Indonesia, termasuk UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) salah satu UMKM di Indonesia yang dipandang penting adalah industry kerajinan batik. Komoditas ini menjadi salah satu ikon di Indonesia karena merupakan salah satu warisan nusantara yang berhasil disahkan oleh lembaga kebudayaan PBB (UNESCO, United Nation Education Social and Cultural Organization) sebagai warisan budaya dunia. Pengaruh kerjasama CAFTA (China-ASEAN Free Trade Area) terhadap UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) industri kerajinan batik di Indonesia berdampak positif dan negatif. Dampak positifnya adalah munculnya ide-ide kreatif pengembangan batik di Indonesia dan meningkatnya daya saing produk batik Indonesia. Sedangkan dampak negatif akibat CAFTA adalah banyaknya perusahaan batik Indonesia yang mengalami kebangkrutan akibat persaingan harga dan kuantitas produk dan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara masal. Kata kunci: ASEAN, Akselerasi pertumbuhan ekonomi, Regionalisme, CAFTA, UMKM, Batik, Dampak positif dn negatif.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: 300 Ilmu Sosial
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
    Depositing User: Ratna Sufiatin
    Date Deposited: 01 Nov 2011 08:58
    Last Modified: 01 Nov 2011 08:58
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/1321

    Actions (login required)

    View Item