PENINGKATAN KERJASAMA MILITER CINA-PAKISTAN MASA PEMERINTAHAN HU JINTAO

SARI, Indah Kartika (2011) PENINGKATAN KERJASAMA MILITER CINA-PAKISTAN MASA PEMERINTAHAN HU JINTAO. Other thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.

[img]
Preview
PDF
Download (58Kb) | Preview

    Abstract

    Perkembangan dunia yang semakin kompleks tenyata masih menyisakan berbagai permasalahan internasional diantara masalah yang menonjol adalah pertahanan keamanan. Salah satu wilayah yang paling berpotensi sebagai tempat terjadinya konflik di masa mendatang adalah kawasan Asia. Cina dan India adalah dua kekuatan besar yang muncul di wilayah tersebut. Kedua kekuatan ini berusaha memperkuat pengaruhnya masing-masing di kawasan. Cina menganggap India sebagai ancaman karena selain terlibat konflik perbatasan pada tahun 1962, India bagi Cina adalah negara yang cukup berpotensi menjadi pesaing baik dalam bidang ekonomi maupun militer. Oleh karena itu telah terjadi ketegangan antara kedua negara dan keduanya saling menjaga jarak satu sama lain. Keinginan untuk menjadi great power bagi Cina tidak bisa lepas dari sejarah besar bangsa ini sebagai sebuah imperium yang berkuasa lebih dari 5000 tahun. Rasa bangga akan sejarah negaranya bisa menjadi dasar nasionalisme yang kuat dan kunci pendorong orang-orang Cina dalam rangka meraih kembali status great power. Dalam usahanya memperoleh kembali status great power, Cina juga membuat beberapa kebijakan diantaranya kebijakan militer negaranya. Kebijakan itu direalisasikan dengan kenaikan anggaran militer dan kerjasama militer dengan negara lain. Cina adalah salah satu negara yang memiliki kapasitas strategi militer yang kompleks sekaligus komprehensif demi menjamin proyeksi sphere of influence di berbagai kawasan seperti di Asia. Dalam kebijakan militernya, selain berusaha untuk memodernisasikan produksi senjata dalam negeri, Cina juga melakukan kerjasama dengan banyak negara. Dan salah satu bentuk kerjasama yang dilakukan Cina adalah dengan meningkatkan kerjasama militer dengan Pakistan khususnya di kawasan Asia Selatan. Pakistan adalah salah satu negara di kawasan Asia Selatan yang selalu terlibat konflik perbatasan dan ideologi dengan negara tetangganya yaitu India. Pakistan telah mewarisi rasa ketidakamanan dan ketidakpercayaan tentang India sejak awal kemerdekaannya di tahun 1947. Konflik kedua negara tersebut dilihat sebagai peluang bagi Cina untuk masuk dan memperluas pengaruhnya politiknya di Pakistan baik melalui kerjasama ekonomi militer maupun militer itu sendiri. Kerjasama militer ini tidak terlepas dari kepentingan Pakistan untuk memodernisasi senjata serta pengembangan nuklir yang dibantu oleh Cina untuk memperkuat pertahanan keamanannya dari ancaman India. Bagi Cina, Pakistan adalah negara yang paling banyak mengimpor senjata-senjata Cina. Hal ini menjadikan Pakistan sebagai pasar militer terbesar bagi Cina. Melalui kerjasama militer, latihan militer bersama serta military expo yang diadakan oleh kedua negara akan menjadi langkah nyata bagi Cina untuk membuat Pakistan akan ketergantungan akan senjata Cina dan terus menjadi konsumen Cina baik senjata perang maupun senjata konvensional sebagai alutsista pertahanan keamanan Pakistan. Tentunya hal ini akan menguntungkan Cina khususnya dalam hal ekonomi militernya karena berdasarkan distribusi dan transfer teknologi militernya yang secara langsung akan berdampak pada meningkatnya kemampuan ekonomi negaranya. Peran Cina sebagai negara superior di mata internasional yang harus menjaga hubungan dengan negara-negara tertentu di wilayah akan menjadi pertimbangan penting melihat potensi yang ada di kawasan Asia Selatan dalam hal ini Pakistan sebagai komponen penting untuk penjualan serta promosi senjata konvensional Cina. Kepentingan politik Cina di Pakistan adalah memperluas pengaruhnya(sphere of influence) di kawasan Asia Selatan. Pengaruh yang ingin diciptakan atau dipertahankan di kawasan adalah sebuah penciptaan perimbangan kekuatan ketika India menjadi negara besar yang mampu menyaingi Cina dalam berbagai bidang strategis. Alasan inilah yang akhirnya mendorong Cina untuk meningkatkan kerjasama militer dengan Pakistan, yaitu untuk membendung pengaruh India di kawasan. Melalui peningkatan kerjasama militer antara Cina dan Pakistan ini, Cina ingin mendapatkan kepentingan nasionalnya di kawasan. Menunjukkan pada India dalam memperkuat pengaruhnya di kawasan, serta kepentingan ekonomi militer negaranya yakni menjadikan Pakistan sebagai pasar yang potensial bagi penjualan dan distribusi senjata dan alat-alat militer buatan Cina.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: 300 Ilmu Sosial
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
    Depositing User: Ratna Sufiatin
    Date Deposited: 01 Nov 2011 11:42
    Last Modified: 01 Nov 2011 11:42
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/1420

    Actions (login required)

    View Item