HUBUNGAN EFEKTIFITAS KOMUNIKASI ORGANISASI DAN KEMAMPUAN KERJA PEGAWAI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA TERHADAP IMPLEMENTASI PROGRAM PENGATURAN DAN PEMBINAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA SEMARANG

Cecep Cecep, Kurniawan (2011) HUBUNGAN EFEKTIFITAS KOMUNIKASI ORGANISASI DAN KEMAMPUAN KERJA PEGAWAI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA TERHADAP IMPLEMENTASI PROGRAM PENGATURAN DAN PEMBINAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA SEMARANG. Other thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.

Full text not available from this repository.

Abstract

Penataan kota dan mempercantik kota Semarang merupakan pekerjaan berat bagi pemerintah kota Semarang terutama Dinas Satuan Polisi Pamong Praja kota Semarang sebagai pelaksana penataan kota terutama pembersihan dan penataan pedagang kaki lima yang dianggap merusak wajah kota. Permasalahan ini menarik perhatian penulis untuk meneliti adanya hubungan antara efektifitas komunikasi organisasi, kemampuan kerja dan implementasi program dalam penataan pedagang kaki lima di Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah eksplanasi kuantitatif dimana penulis memperoleh data dari dokumen dan literature yang ada serta yang terpenting adalah dari wawancara pada sampel dan memberikan kuesioner yang berisi pertanyaan yang berhubungan dengan masalah. Setelah itu data diolah secara kuantitatif menggunakan angka-angka dan dihitung dengan rumus kendall. Hasil dari penelitian ini adalah secara parsial nilai koefisien komunikasi 0,443 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000 (sig <0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa komunikasi memiliki hubungan dengan implementasi program. Sedangkan kemampuan kerja secara parsial nilai koefisien kemampuan pegawai sebesar 0,525 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000 (sig <0,05), hal ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan kerja juga memiliki hubungan dengan implementasi program. Secara simultan efektivitas komunikasi dan kemampuan kerja memiliki hubungan yang positif dengan implementasi program, hal ini dapat dibuktikan dengan nilai signifikansi yang dihasilkan sebesar 0,000 (sig <0,05) dan nilai Chi-Square hitung sebesar 72.800. hal ini dapat disimpulkan bahwa implementasi program dapat berjalan dengan baik apabila didukung oleh efektivitas komunikasi dan kemampuan kerja pegawai yang baik pula. ABSTRACT : City regulation and transfiguring Semarang city is hard work for its administrator, particularly Satuan Polisi pamong Praja Agency as city regulation performer particularly cleanness and regulating sidewalk trader as considered worsen city appearance. Based on given problem, researcher seek to study factors that influences Satuan Polisi Pamong Praja program implementation namely communication affectivity and work performance. Explanation quantitative is employed as research methodology. Data are collected by existing documentation and literature as secondary data, while primary data are gained by interview and questioner. Collected data are analyze quantitatively based on number and calculated using Kendall formulation. Research result is partially coefficient rate of communication as 0.443 with significant rate as 0.000 (sig < .05), thus can be concluded that communication is associates with program implementation. Work performance partially has coefficient rate as 0.525 with significant rate as 0.000 (sig < .05), which means that work performance is associate with program implementation. Simultaneously, communication affectivity and work performance has positive association with program implementation, this can be proved by significant rate as 0.000 (sig < .05) and Chi-Square as 72.800. It can be concluded that program implementation can be well performs if being supported by well communication and work performance.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 300 Ilmu Sosial
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Komunikasi
Depositing User: Muji Isambina
Date Deposited: 04 Nov 2011 02:38
Last Modified: 20 Apr 2015 08:35
URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/1544

Actions (login required)

View Item View Item