ANALISA DELIVERABILITAS PADA SUMUR “X” LAPANGAN “Y” DENGAN UJI MODIFIED ISOCHRONAL TEST METODE KONVENSIONAL

SURYA LESMANA, LANURU (2011) ANALISA DELIVERABILITAS PADA SUMUR “X” LAPANGAN “Y” DENGAN UJI MODIFIED ISOCHRONAL TEST METODE KONVENSIONAL. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
PDF
Download (77kB) | Preview

Abstract

Pengujian sumur yang dilakukan pada sumur “X” ini dilakukan dengan melakukan tes deliverablity. Tes deliverability sendiri merupakan salah satu pengujian produksi sumur gas yang bertujuan untuk memperkirakan laju aliran semu pada tekanan sumur tertentu seperti kondisi lapangan atau dengan kata lain untuk mengetahui kemampuan sumur gas dalam berproduksi yang biasanya dinyatakan dalam bentuk AOFP (Absolute Open Flow Potential). Pada skripsi ini pengujian dilakukan dengan metode Modified Isochronal Test, teori uji MIT ialah waktu penutupan dan pembukaan dibuat sama karena merupakan modifikasi dari metoda Isochronal untuk menghemat waktu pengujian dan gas tidak terbuang percuma. Permeabilitas sumur “X” dikatakan baik dikarenakan dalam penutupan 4 jam, tekanan telah mencapai tekanan reservoirnya atu bisa dikatakan hampir mencapai stabil. Penentuan deliverability pada sumur “X” dilakukan dengan menggunakan tes Modified Isochronal dengan menggunakan metode analisa Konvensional. Tekanan reservoir berada pada 780,6 psia dan temperatur reservoir 1730F. Sumur “X” memiliki kandungan zat pengotor berupa CO2 dan N2, yang biasa disebut dengan Sweet gas. Koreksi Tpc dan Ppc menggunakan metode Ahmed, harga viskositas menggunakan metode Lee-Eakin-Gonzales, dan untuk Z faktor koreksi menggunakan metode Begg–Brill. Harga μ dan Z dikoreksi pada harga P rata-rata.Pada tekanan initial dan tekanan dasar sumur, jika di padukan dalam plotVsPZpμ terdapat pada garis linear sehingga pada garis tersebut lebih cocok diaplikasikan menggunakan analisa P2 atau analisa metode konvensional. Pada pengujian sumur yang dilakukan, plot titik transient dan titik satabil hampir sama dikarenakan harga permeabilitas yang cukup besar. Adapun hasil dari pengujian pada sumur “X” dengan metode analisa konvensional diperoleh Parameter n = 0,5 , parameter C = 0,0382 MMscfd/psi2n , AOFP disaat tekanan alir dasar sumur (Pwf = 0 Psia) sebesar 28,9 MMScf/d.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 600 Teknologi
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Perminyakan
Depositing User: Eny Suparny
Date Deposited: 14 Nov 2011 03:04
Last Modified: 08 May 2015 04:12
URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/1559

Actions (login required)

View Item View Item