ANALISIS PENGARUH WATER PRESSURE TERHADAP KESTABILAN LERENG PHASE 6 WEST WALL DAN SOUTH WALL AREA PERTAMBANGAN PT. NEWMONT NUSA TENGGARA

WIDAGDO, ALFEN YUDHA (2011) ANALISIS PENGARUH WATER PRESSURE TERHADAP KESTABILAN LERENG PHASE 6 WEST WALL DAN SOUTH WALL AREA PERTAMBANGAN PT. NEWMONT NUSA TENGGARA. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

Lokasi penelitian berada pada area konsesi PT. Newmont Nusa Tenggara, Batu Hijau, Kabupaten Sumbawa Barat, Pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Secara Koordinat dalam UTM (Universal Transverse Mercator) lokasi penelitian terletak pada 484200mE–486500mE (West-East) dan 9007000mN–9009300mN (South-North) pada Zonasi UTM 50 S. Morfologi daerah telitian memiliki bentukan asal Denudasional dengan bentukan lahan berupa Dataran Tanah Urug menyusun kurang lebih 25% daerah telitian, Lereng Landai dengan kemiringan lereng 8o -16o menyusun kurang lebih 12.5 % daerah telitian, Lereng Terjal dengan kemiringan lereng 16 o -35 o menyusun kurang lebih 12 % daerah telitian, Lereng Sangat Terjal dengan kemiringan lereng 35 o -55 o menyusun kurang lebih 20 % daerah telitian, Lembah Tambang kemiringan lereng >55o menyusun kurang lebih sekitar 30.5 % daerah telitian. Hampir secara keseluruhan daerah telitian merupakan bentukan lahan artificial hasil kegiatan penambangan. Litologi Batu Hijau meliputi Satuan batuan vulkanik (breksi vulkanik) dan satuan batuan intrusi (diorit, intermediet tonalit dan tonalit muda). Intermediet Tonalit yang muncul di bagian tengah cebakan dalam bentuk intrusi sub-vertikal yang terfokus pada zona persentuhan antara vulkanik dan diorit. Secara regional Pulau Sumbawa menurut Sudradjat, dkk (1998) menjelaskan struktur pulau ini terutama terdiri dari sistem retakan yang berarah barat-laut tenggara dan timur laut-barat daya. Aliran air tanah pada daerah telitian banyak dikontrol oleh struktur pada batuan volkanik yang membentuk sistem akuifer celah. Lokasi telitian pada proyek penambangan Batu Hijau yang umumnya batuan vulkanik yang di kontrol oleh banyak struktur memiliki masalah tersendiri bagi perencanaan desain lereng. Fluida dalam batuan memiliki pengaruh yang besar terhadap perhitungan kemantapan lereng, sehingga dirasakan sangatlah penting di lakukan studi khusus mengenai hal tersebut serta kaitannya dengan perhitungan kemantapan lereng. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya water pressure pada dinding tambang, kondisi lereng dan distribusi water pressure dalam dinding tambang serta pengaruh distribusinya terhadap mekanika batuan. Menghitung besar nilai Safety Faktor. Membuat pemodelan water pressure serta hasil analisis dan rekomendasinya untuk perencanaan penambangan Phase 6. Data air tanah di peroleh dari data VWP (Vibrating Wire Pizometer). Data mekanika batuan di analisis dengan metode GLE/Morgenstern-price. Metode analisis pada model yang di pakai adalah dengan melakukan pengujian penurunan pressure pada tiap sensor dan pengurangan pressure pada kedalama horisontal. Dengan kesimpulan umum berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa pengaruh water pressure terhadap faktor keamanan lereng sangat besar. Dengan mengurangi besar water pressure pada suatu dinding lereng akan berarti meningkatkan nilai faktor keamanan lereng tersebut.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 600 Teknologi
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Geologi
Depositing User: Eny Suparny
Date Deposited: 02 Jan 2012 06:27
Last Modified: 08 May 2015 06:52
URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/1676

Actions (login required)

View Item View Item