FAKSIONALISME ELIT POLITIK DAN REFORMASI EKONOMI VIETNAM: STUDI TENTANG PEMBUATAN KEBIJAKAN PASCA DOI MOI

Rachmawati, Iva (2002) FAKSIONALISME ELIT POLITIK DAN REFORMASI EKONOMI VIETNAM: STUDI TENTANG PEMBUATAN KEBIJAKAN PASCA DOI MOI. Masters thesis, UPN "VETERAN" YOGAYAKARTA.

[img]
Preview
PDF
Download (7Kb) | Preview

    Abstract

    Stagnasi ekonomi yang dialami oleh Vietnam pada tahun 1997 menjadi satu kekecewaan tersendiri setelah pada awal tahun 1990-an Vietnam sempat mendapat julukan “The Next Dragon in Asia”. Menurutnya angka pendapata national, defisit perdagangan dan gagalnya sejumlah nilai investasi secara tajam, merupakan gambaran umum buruknya kondisi perekonomian Vietnam. Sementara itu, beberapa masalah sosial ikut memperburuk kondisi internal, negara ini, tingginya tingkat pengangguran. meningkatnya aktititas polity kerumitan birokrasi serta tingginya tingkat korupsi menjadi tanda tanya besar bagi Doi Moi. Penelitian ini kemudian diarahkan pada peranan elit dalam mendominasi pembuatan kebijakan. Mempergunakan pendekatan yang didasarkan sistem politik sebagai arena pembuatan kebijakan., maka ditemukan bahwa pembuatan kebijakan di Vietnam didasarkan atas konflik antar faksi, konsensus serta hubungan patron-client. Karakteristik ini membuat kebijakan-kebijakan yang dihasilkan tidak efektif guna mendukung program kebijakan reformasi ekonomi. Perombakan-perombakan mendasar dalam bidang ekonomi dan politik yang ditunjukkan dengan terbentuknya Konstitusi 1992 dan pelonggaran atas aktifitas sosial politik rakyat, semata-mata hanyalah mengikuti tren demokrasi yang ada. Sistem politik yang menempatkan elit dalam dommasi pembuatan kebijakan membuat elit lebih tertarik untuk mempertahankan status quo yang mengedepankan stabilitas politik, bukan. mempercepat reformasi ekonomi melalui program-program yang mendukung reformasi ekonomi. Bahkan dapat dikatakan bahwa reformasi mengalami kemandegan. Hasil Kongres Nasional Partai ke-8, yang mengecewakan para pelaku ekonomi, -antara lain: lamanya suksesi, masih dipertahankannya perusahaan negara sebagai sektor unggulan dan masih dipertahankannya kontrol politik, penguatan Politbureau, dan pembentukan standing committee, telah menimbulkan kekecewaan dan kekhawatiran para pelaku ekonomi terutama para investor asing, Kondisi ini kemudian memicu terjadinya stagnasi ekonomi pada tahun 1997. Fenomena ini membuktikan bahwa sistem politik Vietnam telah menghasilkan kebijakan-kebijakan yang kurang efektif bagi reformasi ekonomi. Kata kunci: Reformasi Ekonomi, Faksionalime dalam Proses Pembuatan Kebijakan, Kemandegan Reformasi, Stagnasi Ekonomi. Faksionalisme Elit Politik dan Reformasi Ekonomi Vietnam: Studi tentang Pembuatan Kebijaka Pasca Doi Moi

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: 300 Ilmu Sosial
    Divisions: UNSPECIFIED
    Depositing User: dian praditya
    Date Deposited: 19 Dec 2011 15:06
    Last Modified: 19 Dec 2011 15:06
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/1699

    Actions (login required)

    View Item