ALIANSI KEAMANAN JEPANG-AMERIKA SERIKAT ERA PASCA PERANG DINGIN

Kurniawati , Erna (1999) ALIANSI KEAMANAN JEPANG-AMERIKA SERIKAT ERA PASCA PERANG DINGIN. Masters thesis, UPN "VETERAN" YOGAYAKARTA.

[img]
Preview
PDF
Download (6Kb) | Preview

    Abstract

    Berakhirnya Perang Dingin telah membuka kembali perdebatan masalah aliansi keamanan Jepang-Amerika Serikat. Beberapa negara Asia, kaum liberal Amerika dan kaum pasifis Jepang mengkritik aliansi tersebut yang dinilai tidak kondusif lagi pada era Pasca Perang Dingin ini. Perang Teluk II (1990) telah memberi pelajaran terhadap posisi Jepang dalam masalah keamanan internasional, terutama dalam hubungannya dengan Amerika Serikat, Masyarakat Jepang menyatakan bahwa saat ini adalah saat yang tepat bagi Jepang untuk membubarkan diri dari aliansi dan menjadi " negara normal ". Namun demikian pemerintah Jepang tetap berkeyakinan untuk melanjutkan aliansi , dan hal ini menimbulkan pertanyaan mrngapa pemerintah Jepang memilih alternatif ini ? Penelitian menyimpulkan bahwa lingkungan keamanan Jepang tidaklah benar-benar aman dan ada beberapa ancaman yang dianggap dapat mengganggu keamanan kawasan Pasifik, yaitu (1) peningkatan kapabilitas militer Cina, (2), masalah di Semenanjung Korea dan pengembangan senjata nuklir oleh Korea Utara, (3) klaim beberapa negara atas Kepulauan Spartly, dan (4), klaim kepulauan Utara Jepang oleh Rusia. Untuk memelihara keamanannya, Jepang mempunyai pilihan yaitu tetap bergantung pada jaminan keamanan Amerika Serikat dibawah aliansi ataukah membubarkan diri. Jika Jepang memutuskan untuk menarik diri dari aliansi maka Jepang harus meningkatkan kapabilitas militernya, karena Amerika Serikat tidak mempunyai komitmen lagi untuk melindungi Jepang dari kemungkinan agresi. Remiliterisasi akan memungkinkan Jepang baik untuk mempertahankan diri maupun untuk mengembangkan politik luar negeri yang independen. Namun kecurigaan negara-negara Asia akibat trauma terhadap politik Asia Timur Raya dan sensitifitas kaum Pasifik Jepang juga menjadi hambatan bagi Jepang untuk memperkuat postur militernva. Jika Jepang memilih tetap melanjutkan aliansi, maka Jepang sering harus tunduk terhadap Amerika Serikat. Pemerintah Jepang menyadari bahwa pada saat ini Jepang tidak mempunyai alternatif lain selain tetap melanjutkan aliansi karena diyakini masih efektif sebagai "factor deterrent" bagi perdamaian kawasan Pasifik. Kata kunci ; aliansi; era Pasca Perang Dingin ; ancaman ; deterrent

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: 300 Ilmu Sosial
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
    Depositing User: dian praditya
    Date Deposited: 19 Dec 2011 14:28
    Last Modified: 19 Dec 2011 14:28
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/1710

    Actions (login required)

    View Item