OPTIMASI LAJU PRODUKSI PADA SUMUR GAS X-01 DAN SUMUR GAS X-02 PADA LAPANGAN “Y” BERDASARKAN DATA UJI DELIVERABILITY

FADHIL, SANDY (2011) OPTIMASI LAJU PRODUKSI PADA SUMUR GAS X-01 DAN SUMUR GAS X-02 PADA LAPANGAN “Y” BERDASARKAN DATA UJI DELIVERABILITY. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
PDF
Download (102kB) | Preview

Abstract

Seiring dengan berjalannya waktu produksi maka akan dibarengi dengan terjadinya penurunan laju produksi. Guna memenuhi kebutuhan gas bagi konsumen, maka dilakukan pengujian sumur secara berkala untuk mengetahui performance sumur. Pengujian sumur yang dilakukan pada Sumur X-01 dan Sumur X-02 ini dilakukan dengan melakukan tes deliverablity. Tes deliverability sendiri merupakan salah satu pengujian sumur gas yang bertujuan untuk memperkirakan laju aliran semu pada tekanan sumur tertentu seperti kondisi lapangan atau dengan kata lain untuk mengetahui kemampuan sumur gas dalam berproduksi yang biasanya dinyatakan dalam bentuk AOF (Absolute Open Flow). Permasalahan yang akan diselesaikan dalam skripsi ini adalah mencari besarnya kemampuan produksi (deliverabilitas) Sumur X-01 dan Sumur X-02 berdasarkan data uji deliverability dan menentukan besarnya laju alir optimum yang sesuai dengan produktivitas Sumur X-01 dan Sumur X-02. Metode uji Uji Sumur yang digunakan pada Sumur X-01 dan Sumur X-02 di lapangan Y adalah Modified Isochronal Test. Metode analisa yang digunakan dalam skripsi ini adalah Metode Horner’s untuk Pressure Build Up Test dan Metode PBU teoritis untuk mencari produktivitas dari sumur-sumur tersebut. Penentuan tekanan rata-rata reservoir dengan Metode MBH. Dari analisis dengan menggunakan metode tersebut akan diperoleh parameter-parameter seperti pR, k, s, D, ri, a, dan b. Kemudian parameter tersebut dapat dihitung besarnya AOFP dan membuat Kurva Deliverability. Berdasarkan perhitungan deliverabilitas gas dari analisa Pressure Build Up, Sumur X-01 memiliki permeabilitas yang cukup kecil yaitu sebesar 3.25 mD, dan sangat bagus untuk Sumur X-02 memiliki perrmeabilitas sebesar 102.78 mD, terdapat kerusakan formasi di sekitar lubang Sumur X–01 dengan skin = +0.24, dan pada Sumur X-02 sebesar +7.6. Analisa Horner pada Sumur X-01 menunjukkan bahwa reservoir masih bersifat tak terbatas atau Infinite Acting dan didapat p* = pi=1155.85 psi. Berdasarkan analisa MBH, besarnya tekanan ratarata reservoir adalah 1145.82 psi. AOF dari pendekatan metode Teoritis dari analisa PBU adalah sebesar 974.36 Mscf/D. Pada Sumur X-02 sama masih infinite acting p* = pi=1067.708, tekanan rata-rata reservoir sebesar 1060.63 psi dan AOF sebesar 11504.48 Mscf/D. Perpotongan kurva tubing intake dengan Kurva Deliverability, Sumur X- 01 diproduksikan dengan laju alir optimum sebesar 940 Mscf/D pada tekanan alir kepala sumur (pwh) = 180 psi dengan ukuran tubing 2.441 in. Pada Sumur X-02 diproduksikan dengan laju alir optimum sebesar 5000 Mscf/D pada Pwh = 680 psi dan ukuran tubing 2,441 ini. Produksi kedua sumur optimum untuk laju alir produksi karena masih lebih besar dari qunloading dan lebih kecil dari qerotional

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 600 Teknologi
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Perminyakan
Depositing User: Eny Suparny
Date Deposited: 13 Jan 2012 03:54
Last Modified: 06 May 2015 07:31
URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/1781

Actions (login required)

View Item View Item