GEOLOGI DAN POTENSI SUMBERDAYA BATUBARA DAERAH DESA MEKAR JAYA DAN SEKITARNYA, KECAMATAN SUNGAI BAHAR, KABUPATEN MUARO JAMBI, PROPINSI JAMBI

ROMIO , SILTONGA (2012) GEOLOGI DAN POTENSI SUMBERDAYA BATUBARA DAERAH DESA MEKAR JAYA DAN SEKITARNYA, KECAMATAN SUNGAI BAHAR, KABUPATEN MUARO JAMBI, PROPINSI JAMBI. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
PDF
Download (13Kb) | Preview

    Abstract

    Daerah penelitian didaerah Desa Mekar Jaya dan sekitarnya, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Propinsi Jambi. Daerah penelitian terletak pada koordinat N = 9766000 – 9772100, E = 325600 – 330000 dalam (UTM) sedangkan koordinat dalam Astronomis S2 03 39.9 E103 25 54.8 - S2 03 40.1 E103 28 17.2 dan S2 06 58.6 E103 25 54.6 - S2 06 58.7 E103 28 17.0 dengan luas daerah pemetaan 6,1 km x 4,4 km Daerah penelitian termasuk ke dalam Zona Dataran rendah dan Berbukit, Cekungan Sumatra Selatan. Morfologi daerah penelitian terbagi menjadi empat satuan morfologi, yaitu: Satuan Perbukitan Terdenudasi Bergelombang Lemah, Satuan Perbukitan Terdenudasi Bergelombang Sedang, Satuan Dataran Alluvial, dan Satuan Rawa. Pola pengaliran yang berkembang di daerah penelitian adalah pola pengaliran dendritik. Tahapan geomorfik daerah penelitian secara umum adalah tahapan dewasa. Secara umum stratigrafi daerah penelitian terdiri dari tiga satuan batuan berurut dari tua ke muda, yaitu : Satuan Batulempung Airbenakat, Satuan Batupasir Airbenakat, Batupasir Muaraenim, Satuan Endapan Aluvial dan Rawa. Satuan Batulempung Airbenakat diendapkan di lingkungan lower delta plain dengan sub lingkungan Interdistributary channel, satuan ini berumur Miosen Tengah – Miosen Akhir. Litologi penyusun satuan ini terdiri dari batulempung, batulempung streak karbon, batulempung sisipan batupasir, batulanau, serpih. Secara selaras, di atas Satuan Batulempung Airbenakat diendapkan Satuan Batupasir Airbenakat yang tersusun oleh batupasir kuarsa dengan sisipan batulempung, batupasir. Satuan ini berumur Miosen Tengah – Miosen Akhir, dan diendapkan pada lingkungan Lower Delta Plain dengan sub lingkungan pengendapan berupa distributary channels. Secara selaras diatasnya diendapkan Satuan Batupasir Muaraenim yang tersusun oleh batupasir kuarsa, batulempung, batupasir tufan, dan batupasir oksida besi. Satuan ini berumur Miosen Akhir – Pliosen Awal, dan diendapkan pada lingkungan Lower Delta Plain dengan sub lingkungan pengendapan berupa channel hingga swamp. Satuan Endapan Aluvial dan satuan rawa sendiri diendapkan secara tidak selaras di atas satuan yang lebih tua. Satuan ini berumur Holosen dan pengendapanya masih berlangsung hingga sekarang dan satuan ini di endapkan pada lingkungan darat. Pada daerah penelitian dalam satuan batupasir Muaraenim. Terdapat 2 lapisan batubara, yaitu: seam A : LP 20 dengan ketebalan 3,18 m. Seam B : LP 14 dengan ketebalan 170 cm, LP 16 dengan ketebalan 182 cm, dan LP 24 dengan ketebalan 177 cm. Berdasarkan ASTM batubara, batubara seam A dan batubara seam B termasuk ke dalam kelas lignite kelompok Sub-Bituminous B. Berdasarkan perhitungan sumberdaya batubara dengan metode penampang di dapatkan hasil: Cadangan Batubara pada seam A dengan jarak estimasi 100: 375.758,06 Ton Cadangan Batubara pada seam B dengan jarak estimasi 100: 899.034,89 Ton

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: 500 Sains dan Matematika
    Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Geologi
    Depositing User: Eny Suparny
    Date Deposited: 02 Feb 2012 10:06
    Last Modified: 02 Feb 2012 10:06
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/1940

    Actions (login required)

    View Item