STUDI GEOLOGI DAN KUALITAS AIRTANAH DAERAH PLERET DAN SEKITARNYA, KECAMATAN PLERET, KABUPATEN BANTUL, PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

RENNE, IRRINE (2012) STUDI GEOLOGI DAN KUALITAS AIRTANAH DAERAH PLERET DAN SEKITARNYA, KECAMATAN PLERET, KABUPATEN BANTUL, PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
PDF
Download (6Mb) | Preview

    Abstract

    Lokasi penelitian berada di Desa Pleret, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terletak pada 434100mE - 438125mE dan 9125500 mN - 9131525 mN secara UTM datum WGS 84. Sedangkan secara geografis berada di 116o24’88’’BT - 116o26’19”BT dan 7 o54’39”LS - 7 o51’23”LS. Termasuk kedalam geologi regional lembar Yogyakarta, dengan luas daerah penelitian 4x6 km2. Metodologi yang dilakukan dalam penelitian ini terdiri dari 3 (tiga) tahapan yaitu: tahapan pengumpulan data ialah studi pustaka yang mencakup studi geologi regional proyeksi ke daerah penelitian, dasar teori, dan hal-hal mengenai hidrogeologi. Tahap analisa merupakan tahapan menganalisa data dan membuat suatu model geologi sesuai dengan model-model yang telah ada. Tahap pelaporan merupakan suatu proses akhir untuk membangun data dari analisa yang telah dilakukan, bertujuan menggabungkan data, baik data primer maupun data sekunder yang telah dianalisis guna penyusunan laporan akhir. Geomorfologi daerah penelitian dapat dibagi menjadi 4 bentukan asal yaitu a). Bentukan asal struktural yang terdiri dari satuan geomorfik gawir sesar (S1). b). Bentukan asal fluvial yang terdiri dari satuan geomorfik endapan aluvial (F1) dan satuan geomorfik tubuh sungai (F2). c). Bentuk asal Denudasional terdiri dari perbukitan terkikis (D1) dan satuan gemorfik perbukitan terisolir (D2). Pola pengaliran yang berkembang pada daerah penelitian adalah pola pengaliran rectangular dengan stadia geomorfik dewasa. Susunan stratigrafi daerah penelitian dari tua ke muda yaitu Satuan breksi Semilir, Satuan batupasir tuffan Semilir, Satuan batupasir Semilir, Satuan breksi Nglanggran dan Satuan endapan aluvial. Struktur geologi yang berkembang di daerah penelitian berupa kekar dan sesar. Dari hasil analisis didapatkan jenis sesar di daerah penelitian yaitu Left Normal Slip Fault (berdasarkan Rickard, 1972). Dari hasil analisa laboratorium terhadap kimia air pada sepuluh sumur di daerah penelitian dengan parameter Fe = <0,122 mg/L, Mn = <0,194 mg/L, Cl = <50,64 mg/L, NO3 = 0,001 – 3,621 mg/L, NO2 = 0,02 – 0,061 mg/L, SO4 = 1,997 – 20,09 mg/L, F = 0,14 – 0,62 mg/L. CaCo3 = <389,084 mg/L, Na = 33- 168 mg/L, Ca = 14,22 – 56,89 mg/L, Mg = 7,78 – 64,64 mg/L, K = 2- 15 mg/L, HCO3 = 135,56 – 369,7 mg/L. Dari hasil analisa laboratorium terhadap sifat biologi pada sepuluh sumur terpilih, kandungan Bakteri E. Colli melebih batas kelayakan antara 294 – 1898/ 100ml.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: 500 Sains dan Matematika
    Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Geologi
    Depositing User: Eny Suparny
    Date Deposited: 06 Feb 2012 16:58
    Last Modified: 06 Feb 2012 16:58
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/1945

    Actions (login required)

    View Item