STUDI MIKROZONASI CEKUNGAN BANDUNG, JAWA BARAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE HORIZONTAL TO VERTICAL SPECTRAL RATIO (HVSR)

RUDY ZEFRIANTO , SINAMBELA (2012) STUDI MIKROZONASI CEKUNGAN BANDUNG, JAWA BARAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE HORIZONTAL TO VERTICAL SPECTRAL RATIO (HVSR). Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
PDF
Download (15Kb) | Preview

    Abstract

    Secara umum, wilayah Cekungan Bandung merupakan cekungan berbentuk lonjong (elips) memanjang berarah timur tenggara – barat barat laut. Cekungan Bandung ini dimulai dari daerah Nagreg di sebelah timur sampai ke Padalarang di sebelah barat dengan jarak horizontal lebih kurang 60 km. Berdasarkan peta kegempaan, wilayah Cekungan Bandung dan sekitarnya termasuk dalam zona 4 dengan percepatan gempabumi antara 0,13 g hingga 0,20 g yang setara dengan skala VII MMI. Penyelidikan mikrozonasi Cekungan Bandung dilakukan dengan metoda mikrotremor menggunakan polarisasi rasio H/V yang diperoleh dari hasil perbandingan spektral komponen horizontal dengan komponen vertikal. Penyelidikan ini menghasilkan peta perioda dominan dengan empat tingkatan nilai perioda, peta amplifikasi gempabumi yang dibagi dalam empat zona amplifikasi gempabumi, peta ketebalan sedimen, dan peta konfigurasi cekungan. Cekungan Bandung yang didominasi oleh batuan Kuarter dan mempunyai lapisan tanah endapan vulkanik hasil letusan G. Tangkuban Parahu dan G. Tampomas yang mempunyai nilai perioda dominan 0,10 – 5,56 detik dan nilai amplifikasi 1,10 – 19,51. Wilayah dengan perioda dominan tinggi atau diperkirakan mempunyai lapisan sedimen yang tebal berada di sebelah baratlaut tepatnya di daerah Batujajar dan Andir. Di wilayah pedataran pada Cekungan Bandung mempunyai nilai perioda dominan menengah hingga tinggi sehingga dapat diartikan bahwa pada daerah tersebut yang menurut sejarah dahulunya merupakan danau purba, dengan lapisan sedimennya yang cukup tebal. Di Cekungan Bandung terdapat beberapa area dengan amplifikasi sangat tinggi. Beberapa diantaranya berada pada area dengan perioda dominan tinggi (lapisan sedimen tebal), salah satunya terdapat di daerah Cadas Pangeran yang termasuk wilayah rawan kejadian gerakan tanah atau longsor. Pada daerah pedataran di Cekungan Bandung pada umumnya mempunyai nilai amplifikasi rendah hingga sedang. Meskipun daerah ini mempunyai perioda dominan sedang hingga tinggi (soft soil cukup tebal) namun diperkirakan batuannya bersifat padat (densitas tinggi) sehingga nilai amplifikasinya tidak tinggi. Kata kunci: Cekungan Bandung, mikrotremor, amplifikasi gempabumi, mikrozonasi, perioda dominan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: 500 Sains dan Matematika
    Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Geofisika
    Depositing User: Eny Suparny
    Date Deposited: 06 Feb 2012 16:59
    Last Modified: 06 Feb 2012 16:59
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/1951

    Actions (login required)

    View Item