Model Bisnis Penyiaran Televisi Digital di Indonesia

Wibawa, Arif and Afifi, Subhan and Prabowo , Agung (2010) Model Bisnis Penyiaran Televisi Digital di Indonesia. Jurnal Ilmu Komunikasi Terakreditasi, 8 (2). pp. 117-130. ISSN 1693-3029

[img]
Preview
PDF (Jurnal Ilmu Komunikasi Terakreditasi) - Published Version
Download (1681Kb) | Preview

    Abstract

    Abstract The transition from analog to digital broadcasting offers significant changes. Digital technology and the convergence of the various digital media will introduce many more options besides the traditional one-to-many form of communication that we understand by “television” today, even the new business model. Research of the business model is important to make the transition more efficient. This study used a socio-technical perspective to investigate the complex relations between the social and technical aspects of digital braodcasting, diversity, and interface between different driving forces and policy. Socio-technical approach was used to seek the inter-relations among technonologycal subsystem (infrastructure, equipment, service and applications), social subsystem (market, users and industry) and environment subsystem (regulations and policy). Focus group discussion, consultancy, questionnaire and policy study was used in data collection. This research founded that business model has considered to support the local economic that giving impact on television advertising resources. On the other hand, TVRI has to developed their business model based on public station as institutions that answer and providing the demand of the audiens. TVRI could be Multyplexer as a service provider that provide it could be as a community television which was limited spread. Abstrak Migrasi penyiaran televisi analog ke teknologi penyiaran televisi digital membawa perubahan yang radikal dalam industri penyiaran. Konvergensi media dalam penyiaran televisi digital menjadi semakin tajam dan intensif. Konvergensi media ini mengakibatkan berkembangnya model bisnis yang sama sekali baru.Model bisnis penyiaran televisi digital yang baru perlu diantisipasi sejak dini dengan studi yang mendalam mengenai banyak hal yang terkait dengan industri penyiaran. Implikasi sosial, ekonomi, politik bahkan budaya sangat besar dalam model bisnis yang baru ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosio-technical dalammencermati perkembangan baru ini. Pendekatan sosio-technical melihat interrelasi antara ketiga subsistemsekaligus yaitu subsistemteknologi (berupa infrastruktur, pelayanan, aplikasi) sub sistem sosial (pasar, pelanggan dan industri) dan sus bsistem lingkungan yang berupa regulasi, kebijakan dan masyarakat. Dalam memperoleh data penelitian ini menggunakan teknik:konsultasi, focus group discusion, kuesioner dan studi kebijakan.Hasilpenelitian ini menemukan bahwa model bisnis harus mempertimbangkan daya dukung ekonomi masyarakat lokal yang pada gilirannya akan berpengaruh pada iklan sebagai sumber daya hidup stasiun televisi. Sementara itu untuk TVRI, dibutuhkan model bisnis tersendiri yang mampu mengem-bangkan TVRI sebagai stasiun televisi yang mampu memberi jawaban bagi kebutuhan penonton akan televisi. TVRI juga dapat sebagai Multiplekser dengan catatan, TVRI juga harus bersedia menampung televisi komunitas yang berjangkauan terbatas. Kata kunci : TVDigital,Konvergensi,ModelBisnis, Regulasipenyiaran, Sosio-technical approach.

    Item Type: Article
    Subjects: 300 Ilmu Sosial
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Komunikasi
    Depositing User: lestari puji
    Date Deposited: 22 Mar 2012 10:14
    Last Modified: 22 Mar 2012 10:14
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/1989

    Actions (login required)

    View Item