Pemaknaan Isu Pemanasan Global dan Lingkungan di Media oleh Kaum Perempuan Urban

Sarwono, Billy K (2010) Pemaknaan Isu Pemanasan Global dan Lingkungan di Media oleh Kaum Perempuan Urban. Jurnal Ilmu Komunikasi Terakreditasi, 8 (2). pp. 178-190. ISSN 1693-3029

[img]
Preview
PDF (jurnal Ilmu Komunikasi Terakreditasi) - Published Version
Download (1693Kb) | Preview

    Abstract

    Abstract The media has shown little participation of women in handling the impact of global warming, although women have considerably done significant roles in decreasing the impact of this phenomenon. It is interesting to comprehend how urban women building their meaning toward environment news. This research is aiming to increase awareness raising in women toward climate change. The data is collected by using Focus Group Discussion and the result is analyzed by applying critical constructionism paradigm and ecofeminism perspective. The result shows that: (1) there are three kinds of women audience: (a) their jobs are related with environment, (b) their jobs are not related with environment but they are concern with environment preservation (c) their jobs are not related with environment and they are not concern with climate change effects. (2) For second and third groups, preserving environment means keeping environment clean which unrelated with reducing global warming impacts activities. (3) Those two groups develop meanings in parallel with media: for them, women are being responsible for nature conservation, and the socialization process of environment friendly acts should be initiated from home/family. Sure enough, pro environment group build different meaning. In short, informants’ meanings were vary and depended on perspectives, traits, and behavior of each group. Abstrak Perempuan dan lingkungan merupakan dua halyang saling terkait karena dalam kesehariannya selalu bersentuhan, namun media belum menganggap penting peran informan dalam pemberitaan pemanasan global. Riset ini meneliti bagaimana pemaknaan perempuan urban terhadap pembingkaian peran informan dalam isu tersebut? Hal ini mengingat besarnya partisipasi informan dalam mengatasi dampak perubahan iklim. Pengumpulan data menggunakan Focus Group Discussion (FGD) dan dianalisismenggunakan perspektif social constructionism serta ekofeminis. Hasilpenelitian: pertama, terdapat tiga kelompok informan : (a) pekerjaannya terkait dengan lingkungan, (b) pekerjaannya tidak terkait dengan lingkungan namun peduli lingkungan, (c) pekerjaannya tidak terkait lingkungan dan tidak peduli lingkungan. Kedua, mayoritas pemahaman terhadap pelestarian lingkungan sebatas menjaga kebersihan lingkungan. Ketiga, kelompok yang profesinya tidak terkait lingkungan memaknai fenomena tersebut dalam konteks global dan kepedulian terhadap perubahan iklimmasih sebatas gaya hidup. Pemaknaan informan searah dengan pemberitaan media yang memposisikan perempuan dalam ranah domestik. Kelompok ini percaya sosialisasi ramah lingkungan merupakan tanggung jawab perempuan berawal dari rumah. Sebaliknya, kelompok berprofesi terkait lingkungan memaknai pemanasan global dalam konteks lokal dan nasional. Informan yakin sosialisasi peduli lingkungan tidak selalu dimulai dari rumah, namun dilakukan secara intensif melalui media, pemerintah, sekolah maupun kegiatan di tempat kerja. Kata kunci:media dan gender, perempuan, pemanasan global dan lingkungan, studi pemaknaan.

    Item Type: Article
    Subjects: 300 Ilmu Sosial
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Komunikasi
    Depositing User: lestari puji
    Date Deposited: 22 Mar 2012 10:14
    Last Modified: 22 Mar 2012 10:14
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/1990

    Actions (login required)

    View Item