STUDI DEGRADASI GUMUK PASIR AKIBAT PENGGUNAAN LAHAN DI KAWASAN PARANGTRITIS DAN SEKITARNYA KECAMATAN KRETEK, KABUPATEN BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

HARTANTO, HARTANTO (2012) STUDI DEGRADASI GUMUK PASIR AKIBAT PENGGUNAAN LAHAN DI KAWASAN PARANGTRITIS DAN SEKITARNYA KECAMATAN KRETEK, KABUPATEN BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
PDF
Download (545Kb) | Preview

    Abstract

    Desa Parangtritis merupakan salah satu desa di Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebagian besar mata pencaharian penduduknya adalah peternakan, pertanian dan pariwisata. Desa Parangtritis memiliki fenomena bentuk lahan gumuk pasir. Gumuk pasir merupakan bentuklahan yang mengalami perubahan secara dinamis. Kualitas gumuk pasir pada saat ini telah terdegradasi oleh banyaknya penggunaan lahan pada areal gumuk pasir. Bentuk degradasi yang dapat dirasakan adalah semakin rapatnya penggunaan lahan pada areal gumuk pasir. Dan kecenderungan akhir – akhir ini banyaknya aktifitas manusia yang menggangu proses pembentukan gumuk pasir, antara lain berkembangya pemukiman, pertanian pada wilayah gumuk pasir dan aktifitas ekonomi lainya. Aktifitas tersebut berpengaruh terhadap perubahan penggunaan lahan gumuk pasir. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif komparatif, yakni membandingkan secara deskriptif penggunaan lahan pada tahun 2003 dengan penggunaan lahan tahun 2011 atau saat eksisting. Teknik pegambilan sampel didasarkan atas penggunan lahan pemukiman, vegetasi, gumuk pasir/lahan kosong dan gisik pantai. Data yang digunakan meliputi data kecepatan dan arah angin, ukuran butir pasir, berat pasir, besar kerapatan penggunaan lahan dan jenis vegetasi. Hasil penelitian berupa peta perubahan lahan daerah penelitian. Perubahan yang terjadi adalah dari penggunaan lahan kelas sedang (41,18 %) di daerah gumuk pasir Depok, Bungkus, Grogol Sembilan, Parang Wetan, dan Parangkusumo, berubah menjadi rapat (58,70 %). Tipe gumuk pasir yang berkembang di daerah penelitian adalah tipe bulan sabit (barchan), tipe gumuk pasir melintang (transversal dunes), tipe gumuk pasir garis atau memanjang (linier dunes), dan tipe gumuk pasir nebkha (impeded dunes). Hasil evaluasi menunjukan faktor degradasi gumuk pasir adalah faktor manusia/kelompok sosial ekonomi. Faktor tersebut memiliki kecenderungan sebagai pendegradasi penggunaan lahan gumuk pasir.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: 500 Sains dan Matematika
    Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Lingkungan
    Depositing User: Eny Suparny
    Date Deposited: 02 Feb 2012 15:27
    Last Modified: 02 Feb 2012 15:27
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/2088

    Actions (login required)

    View Item