KAJIAN PENGARUH PENYEBARAN AIR LINDI DARI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH PUTRI CEMPO, TERHADAP KUALITAS AIRTANAH DI KELURAHAN MOJOSONGO, KECAMATAN JEBRES, KOTAMADYA SURAKARTA

MELATI ELGA, DESYANTI (2012) KAJIAN PENGARUH PENYEBARAN AIR LINDI DARI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH PUTRI CEMPO, TERHADAP KUALITAS AIRTANAH DI KELURAHAN MOJOSONGO, KECAMATAN JEBRES, KOTAMADYA SURAKARTA. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
PDF
Download (18Kb) | Preview

    Abstract

    Meningkatnya laju pertumbuhan penduduk, industri, serta pemakaian produk telah menghasilkan bahan buangan (sampah) dalam jumlah besar. Jika tidak ada penanganan yang baik, dikhawatirkan akan berdampak terhadap berbagai aspek lingkungan, terutama terhadap aspek sumberdaya air. Salah satu wujud penanganan dan pengelolaan sampah dengan baik dan benar yaitu dengan penyediaan tempat pembuangan akhir sampah (TPA). Pengelolaan sampah pada TPA sampah Putri Cempo menggunakan metode Open Dumping. Pada TPA sampah Putri Cempo, air lindi tidak dilakukan pengelolaan baik secara kimia maupun biologi, sehingga air lindi yang kerap mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) langsung mengalir ke badan lingkungan dan dikhawatirkan dapat mencemari airtanah disekitar lokasi TPA. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Mojosongo yang merupakan lokasi TPA Putri Cempo. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survey dan analisis laboratorium. Pengambilan sampel dilakukan pada air sumur dan air sungai untuk melihat seberapa besar pengaruh pembuangan air lindi terhadap kualitas airtanah mengacu pada PP No. 82 Tahun 2001, serta air lindi sebagai tolak ukur apakah telah memenuhi kriteria untuk limbah yang dibuang kelingkungan mengacu pada Peraturan Pemerintah Jawa Tengah No. 10 Tahun 2004 tentang Baku Mutu Air Limbah. Parameter yang digunakan meliputi pH, BOD, serta logam berat Cr dan Pb. Hasil evaluasi terhadap penelitian yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa BOD pada airtanah di sekitar sumur 1-4 yang terletak di Desa Plesungan berkisar antara 3,5 mg/l - 3,7 mg/l, berdasarkan kelas baku mutu air minum yaitu 2 mg/l maka airtanah daerah tersebut tercemar BOD. Sedangkan untuk airtanah sekitar sumur 1-5 dengan nilai pH 7,1– 7,5; Cr (khrom) berkisar < 0,0126 mg/l; dan Pb (timbal) berkisar < 0,0093 mg/l sehingga tidak melebihi baku mutu air minum berdasarkan kelas baku mutu air minum yaitu pH 6-9, Pb 0,03 mg/l, Cr (khrom) 0,05 mg/l. Bakumutu air lindi pada BOD yaitu 50 mg/l, Cr (khrom) 0,5 mg/l dan Pb (Timbal) 0,1 mg/l sehingga Air lindi pada TPA sampah Putri cempo tidak memenuhi bakumutu untuk dibuang langsung ke badan lingkungan karena memiliki nilai pH = 4, BOD = 206,1 mg/l, Cr (chrom) = 0,209 mg/l dan Pb (Timbal) = 0,39 mg/l. Pada air permukaan/sungai, BOD berkisar 10,2 mg/l - 25 mg/l, Cr (chrome) berkisar < 0,0126 mg/l dan Pb (Timbal) pada air sungai berkisar antara 0,0093 mg/l - 0,0181 mg/l. Kata kunci : Open Dumping, air lindi, pencemaran airtanah, logam berat.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: 500 Sains dan Matematika
    Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Lingkungan
    Depositing User: Eny Suparny
    Date Deposited: 06 Feb 2012 16:02
    Last Modified: 06 Feb 2012 16:02
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/2116

    Actions (login required)

    View Item