Development of Local Institutions towards on Participation and Communication Model in the United Kingdom

Purnomo, Eko Priyo (2010) Development of Local Institutions towards on Participation and Communication Model in the United Kingdom. Jurnal Ilmu Komunikasi Terakreditasi, 8 (3). pp. 280-288. ISSN 1693-3029

[img]
Preview
PDF (Jurnal Ilmu Komunikasi Terakreditasi) - Published Version
Download (2356Kb) | Preview

    Abstract

    Abstract This research aims is to describe the stakeholder involvement and elaborate the communication models that have been used in this project. The main issue are the institutional participation and communication models towards the community project. There are several issues to deal with the sustainable local institution. First of all, a legal mechanism that can establish rule and law enforcement. Secondly, capacity building that makes the local community can build an equal relationship with other stakeholders such as the local government and buyers. Thirdly is the institutional transparency that supports the information-equality system amongst stakeholders in the community. It can be showed by the stakeholders’ communication model. The last one is flexibility and adaptive on cooperative partnership. Using the Qualitative method as the main umbrella of this research, and the research use several methods to gather the data such as ethnography and a participatory approaches; the data was analyzed using qualitative methods. The observation and in-depth interviews were conducted at a selected group in Leeds, United Kingdom whose the case study of the Bardon Grange Allotment Project (BGAP) was initiated by Leeds Student Union (LSU). This organisation was selected because they already implemented the local project and established some local initiative. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlibatan para pemangku kepentingan dan mengelaborasi model komunikasi yang telah digunakannya.Partisipasiadalah istilah yang sangat populer dannilaiyang berhubungan dengan pengembangan serta implementasi kebijakan pada level lokal, nasional dan internasional. Ada beberapa isu untuk melihat pengembangan komunitas secara lestari dan berkelanjutan. Pertama, sebuah mekanisme ke lembagaan yang dapat membuat aturan dan penegakan aturan tersebut. Kedua, peningkatan kapasitas yang membuat masyarakat setempat dapat membangun hubungan yang setara dengan para pemangku kepentingan lain seperti pemerintah daerah dan pembeli. Ketiga adalah transparansi ke lembaga dan yang mendukung sistem informasi dan kesetaraan antara pemangku kepentingan dimasyarakat. Hal ini dapat ditunjukkan dengan melihat model komunikasi para pemangku kepentingan yang digunakan. Isu yang terakhir adalah tingkat fleksibilitas dan adaptif dari komunitas tersebut.Metode kualitatif sebagai metode dalam penelitianini. Penelitian ini menggunakan metode untuk mengumpulkan data, seperti etnografi dan pendekatan partisipatif. Data dianalisis menggunakan metode kualitatif.Observasi dan wawancara mendalam dilakukan dikelompok masyarakat yang dipilih dan terletak di Leeds, Inggris. Sebagai sebuah studi kasus adalah Proyek Bardon Grange (Bardon Grange Allotment Project), sebuah lembaga yang diprakarsai oleh Leeds Student Union (LSU). Organisasi ini dipilih karenamereka telah mengimplementasikan kerja berbasis lokal dan mereka telah membentuk beberapa inisiatif lokal. Key words: institutions, stakeholders, participation and communication models.

    Item Type: Article
    Subjects: 300 Ilmu Sosial
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Komunikasi
    Depositing User: lestari puji
    Date Deposited: 22 Mar 2012 10:15
    Last Modified: 22 Mar 2012 10:15
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/2149

    Actions (login required)

    View Item