KAJIAN EFEKTIVITAS ModADA (MODIFIED AJKWA DEPOSITION AREA) SEBAGAI AREA PENGENDAPAN SEDIMEN TAILING PT. FREEPORT INDONESIA, KABUPATEN MIMIKA PROVINSI PAPUA

VILIGIUS JEVIER DIXON , TAOLIN (2012) KAJIAN EFEKTIVITAS ModADA (MODIFIED AJKWA DEPOSITION AREA) SEBAGAI AREA PENGENDAPAN SEDIMEN TAILING PT. FREEPORT INDONESIA, KABUPATEN MIMIKA PROVINSI PAPUA. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
PDF
Download (20Kb) | Preview

    Abstract

    PT. Freeport Indonesia merupakan perusahaan tambang penghasil tembaga terbesar ketiga dan penghasil emas nomor satu di dunia, yang selain menghasilkan limbah industri biasa juga memproduksi jenis limbah khusus yaitu tailing. Tailing merupakan limbah yang dihasilkan dari proses penggerusan (grinding) batuan bijih (ore) untuk diambil mineral berharganya. Batuan bijih (ore) hasil dari penambangan akan diperkecil ukurannya agar mineral berharga dapat terbebaskan (liberation) dan kemudian dipisahkan (separation) dari mineral tidak berharga melalui proses pengapungan (floatation). Tailing dari pabrik pengolahan bijih akan ditampung di dataran rendah yang oleh PT. Freeport Indonesia telah dibangun tanggul di sisi barat dan Timur Sungai Ajkwa yang diberi nama ModADA (Modified Ajkwa Deposition Area). Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah metode survei dan pemetaan, pengambilan contoh (sampling), analisis laboratorium dan teknik analisa data menggunakan analisis statistik. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer adalah data hasil pengukuran dan pengamatan langsung dilapangan. Data sekunder diperoleh dari literatur dan data perusahaan yang terkait pada lokasi penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa ratarata sedimen yang tertahan di dalam ModADA selama periode penelitian adalah sebesar 130.525,279 m3/hari atau 80,409 %. Daya tampung/kapasitas dari ModADA dari hasil perhitungan sebesar 10.528,054 km3, sehingga apabila tidak dilakukan pengerukan maka dalam jangka waktu 80,659 hari akan penuh terisi. Debit sungai terhadap total sedimen yang terangkut memiliki hubungan korelasi positif dan kuat. Rata-rata muatan sedimen yang masuk ke ModADA selama periode penelitian, mendapatkan sumbangan dari sedimen non-tailing sebesar 26.603,306 m3/hari atau 30,939 %. Kata Kunci : penggerusan, batuan bijih, pengapungan, tailing, ModADA

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: 500 Sains dan Matematika
    Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Lingkungan
    Depositing User: Eny Suparny
    Date Deposited: 13 Feb 2012 11:34
    Last Modified: 13 Feb 2012 11:34
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/2259

    Actions (login required)

    View Item