Strategi Komunikasi dalam Pemberdayaan Masyarakat Korban Konflik Poso

Khairil, Muhammad (2011) Strategi Komunikasi dalam Pemberdayaan Masyarakat Korban Konflik Poso. Jurnal Ilmu Komunikasi Terakreditasi, 9 (3). pp. 260-273. ISSN 1693-3029

[img]
Preview
PDF (Jurnal Ilmu Komunikasi) - Published Version
Download (386Kb) | Preview

    Abstract

    Abstract A number of religious-social conflicts, either among fellowadherent of the same religion or different beliefs, occur in everyday life. Human blame each other and claim their own truth over others. The aim of this study is to examine and elaborate communication strategy, which had been initiated in the process of empowerment of conflict-affected communities in Poso. The research method used was descriptive-qualitative method by applying the “emic perspective”. It is conducted by establishing priority subjects on the situation. The research results show, among others, that, first, Poso society is divided into three phases, i.e. pre, during and post conflict. Second, the strategic steps in an effort to empower people in the region, at least, can be done through two ways. They are peace education based on religious and cultural pluralism and the strengthening of social capital. Lastly, communication strategy in an effort to empower people who suffered from the conflict can be done using three approaches: intra-personal communication in the form of negotiation, communication groups and organizations in the establishment of the Communications Religious Followers Forum (FKUB), and culture-based mass communication as well as the publication of the implementation of the Lake Poso Festival (FDP). Abstrak Berbagai konflik sosial bernuansa agama baik antar sesama pemeluk ajaran satu agama maupun yang berbeda keyakinan seringkali mewarnai kehidupan setiap insan beragama. Manusia saling menyalahkan satu sama lain, klaim kebenaran sebagai kebenaran mutlak, hakim menghakimi sehingga saling membunuh satu sama lain atas nama agama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi yang selama ini dilakukan dalam proses pemberdayaan masyarakat korban konflik Poso berbasis agama dan budaya.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan perspektifemik yaitu mengutamakan pandangan dan pendirian subjek penelitian terhadap situasi yang dihadapinya.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; pertama, kehidupan masyarakat Poso terbagi dalamtiga fase yaitu pra konflik, saat konflik, dan pasca konflik. Kedua, langkah-langkah strategis dalam upaya pemberdayaan masyarakat setidaknya dilakukan dalam dua hal yaitu pendidikan damai berbasis pluralisme agama dan budaya serta penguatan modal sosial. Ketiga, strategi komunikasi dalam upaya pemberdayaan masyarakat dilakukan dengan tiga pendekatan yaitu komunikasi antar pesonal dalam bentuk negosiasi, komunikasi kelompok, dan organisasi dalambentuk pembentukan ForumKomunikasiUmat Beragama (FKUB) dan komunikasi massa berbasis budaya seperti halnya publikasi pelaksanaan Festival Danau Poso (FDP). Kata kunci: konflik poso, pemberdayaan masyarakat, dan strategi komunikasi

    Item Type: Article
    Subjects: 300 Ilmu Sosial
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Komunikasi
    Depositing User: lestari puji
    Date Deposited: 22 Mar 2012 10:19
    Last Modified: 22 Mar 2012 10:19
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/2514

    Actions (login required)

    View Item