GEOLOGI DAN ANALISIS FASIES SERTA LINGKUNGAN GEOLOGI DAN ANALISIS FASIES SERTA LINGKUNGAN PENGENDAPAN LAPISAN BATUPASIR A PADA FORMASI DURI LAPANGAN TOMOCHI CEKUNGAN SUMATERA TENGAH UNTUK PENGEMBANGAN LAPANGAN BERDASARKAN DATA INTI BATUAN DAN LOG SUMUR

YOGIE ZULKURNIA , ROCHMANA (2012) GEOLOGI DAN ANALISIS FASIES SERTA LINGKUNGAN GEOLOGI DAN ANALISIS FASIES SERTA LINGKUNGAN PENGENDAPAN LAPISAN BATUPASIR A PADA FORMASI DURI LAPANGAN TOMOCHI CEKUNGAN SUMATERA TENGAH UNTUK PENGEMBANGAN LAPANGAN BERDASARKAN DATA INTI BATUAN DAN LOG SUMUR. Undergraduate thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
PDF
Download (18Kb) | Preview

    Abstract

    Lokasi penelitian merupakan salah satu daerah operasi PT. Chevron Pacific Indonesia, yang terletak pada Lapangan Tomochi, Cekungan Sumatera Tengah. Lapangan ini terletak sekitar ± 150 km ke arah baratlaut dari kota Pekanbaru, Propinsi Riau. Penelitian ini difokuskan pada lapisan batupasir A, Formasi Duri, yang secara stratigrafi termasuk ke dalam Kelompok Sihapas. Lapisan A merupakan reservoar yang belum dikembangkan secara optimal. Analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah analisis fasies dan pemetaan bawah permukaan menggunakan data log sumur dan data core. Jumlah sumur digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 50 sumur. Berdasarkan interpretasi dan melihat secara teliti, batupasir A pada Lapangan Tomochi ini memiliki ciri-ciri endapan yang hampir sama dengan model fasies pengendapan yang telah dikemukakan oleh Budianto Toha (1999). Lapisan batupasir A pada Lapangan Tomochi terdiri atas fasies amalgamated braided channel , fasies transgresive channel-fill 1, fasies marine shale, fasies prograding mouth-bar dan fasies transgresive channel-fill 2. Lapisan batupasir A diendapkan pada sistem delta yang dipengaruhi oleh pasang-surut. Pengembangan lapangan dilakukan dengan cara mengintegrasikan peta ketebalan fasies, peta porositas rata – rata, peta saturasi rata – rata, dan peta struktur kedalaman, serta didukung adanya data produksi dari sumur yang ada di daerah penelitian. Berdasarkan hal tersebut disarankan untuk fasies amalgamated braided channel sebaiknya dikembangkan di bagian timur daerah penelitian, fasies transgressive channel - fill 1 sebaiknya dikembangkan di bagian timur dan utara daerah penelitian, fasies transgressive channel - fill 2 sebaiknya dikembangkan di bagian timur dan selatan daerah penelitian, dan fasies prograding mouth bar sebaiknya dikembangkan di bagian timur daerah penelitian.

    Item Type: Thesis (Undergraduate)
    Subjects: 500 Sains dan Matematika
    Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Geologi
    Depositing User: Eny Suparny
    Date Deposited: 12 Jun 2012 09:36
    Last Modified: 12 Jun 2012 09:36
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/3177

    Actions (login required)

    View Item