GEOLOGI DAN KARAKTERISTIK CLEAT PADA LAPISAN BATUBARA DESA LEMO I DAN SEKITARNYA KECAMATAN TEWEH TENGAH, KABUPATEN BARITO UTARA PROPINSI KALIMANTAN TENGAH

MOHAMAD B., HIKMATYAR H. (2012) GEOLOGI DAN KARAKTERISTIK CLEAT PADA LAPISAN BATUBARA DESA LEMO I DAN SEKITARNYA KECAMATAN TEWEH TENGAH, KABUPATEN BARITO UTARA PROPINSI KALIMANTAN TENGAH. Undergraduate thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
PDF
Download (14Kb) | Preview

    Abstract

    Daerah penelitian secara administratif terletak di Desa Lemo I, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Propinsi Kalimantan Tengah. Secara geografis termasuk dalam Cekungan Barito bagian utara. Terletak pada koordinat Universal Traverse Mercator (UTM) 248725 mE – 254725 mE dan 9878153 mN – 9882153 mN dengan peta berskala 1:15.000. Berdasarkan keadaan topografi dan aspek-aspek yang mengontrolnya, daerah Lemo dapat dibagi menjadi tiga satuan geomorfologi, yaitu: satuan geomorfologi perbukitan bergelombang kuat, satuan geomorfologi perbukitan bergelombang sedang dan satuan geomorfologi tubuh sungai. Stratigrafi daerah penelitian dari tua ke muda adalah satuan batupasir Montalat dan satuan endapan alluvial. Satuan batupasir Montalat dengan satuan endapan alluvial mempunyai hubungan yang tidak selaras Umur satuan batuan batupasir Montalat adalah Oligosen, dengan lingkungan pengendapan Lower Delta Plain dan Delta Front (Allen,1998). Dan umur satuan endapan alluvial adalah holosen hingga sekarang dengan lingkungan pengendapan darat. Karakteristik cleat pada lapisan batubara di daerah penelitian merupakan exogenetic cleat, yaitu cleat yang terbentuk karena dipengaruhi oleh tegasan regional dan kedudukan atau orientasi bidang cleat dengan pola umum yang relatif sama yaitu berarah tenggara-baratlaut. Jarak dominan antar cleat, bukaan dan pengisi cleat pada daerah penelitian adalah Seam A: 6,1-6,5 cm dengan bukaan > 0,1mm dan terisi lempung. Seam B: 1,1-1,5 cm dengan bukaan > 0,1mm dan terisi lempung. Seam C: 2,1-3,5 cm dengan bukaan > 0,1mm dan terisi lempung. Seam D: 0,6-1 cm dengan bukaan > 0,1mm dan terisi lempung. Seam E: 1,6-2 cm dengan bukaan > 0,1mm dan terisi lempung. Seam F: 1,6-2 cm dengan bukaan > 0,1mm dan terisi lempung. Mengetahui karakteristik cleat pada lapisan batubara, akan lebih membantu dalam menentukan arah penambangan. Kesalahan dalam menentukan arah penambangan akan berakibat terjadinya gerakan, seperti longsor. Dari data yang telah diambil pada daerah penelitian, dapat diketahui bahwa arah umum bidang cleat yaitu relatif baratlaut-tenggara dan mempunyai kemiringan bidang cleat yang cukup tegak. Sehingga dalam penggalian batubara dapat dilakukan dengan arah timurlaut-baratdaya yaitu tegak lurus dengan arah umum bidang cleat, untuk menghindari terjadinya longsor pada saat dilakukan kegiatan eksploitasi mengingat kemiringan cukup tegak yang ditemukan pada daerah penelitian. GEOLOGI DAN KARAKTERISTIK CLEAT PADA LAPISAN BATUBARA DESA LEMO I DAN SEKITARNYA KECAMATAN TEWEH TENGAH, KABUPATEN BARITO UTARA PROPINSI KALIMANTAN TENG

    Item Type: Thesis (Undergraduate)
    Subjects: 500 Sains dan Matematika
    Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Geologi
    Depositing User: Eny Suparny
    Date Deposited: 13 Jul 2012 09:27
    Last Modified: 13 Jul 2012 09:27
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/3435

    Actions (login required)

    View Item