“GEOLOGI DAN STUDI SIKUEN STRATIGRAFI BERDASARKAN DATA LOG DAN DATA CUTTING FORMASI TALANGAKAR LAPANGAN CINDE CEKUNGAN JAWA BARAT-UTARA”

YOANNA , AMALIA (2012) “GEOLOGI DAN STUDI SIKUEN STRATIGRAFI BERDASARKAN DATA LOG DAN DATA CUTTING FORMASI TALANGAKAR LAPANGAN CINDE CEKUNGAN JAWA BARAT-UTARA”. Undergraduate thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
PDF
Download (22Kb) | Preview

    Abstract

    Daerah telitian merupakan wilayah operasi PT. Pertamina EP Region Jawa, Lapangan Cinde yang berjarak ± 100 km sebelah barat laut Kota Cirebon. Waktu pelaksanaan selama 3 bulan dua minggu, terhitung mulai tanggal 1 Agustus 2011 – 14 November 2011. Analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah analisa sikuen stratigrafi, memetakan ketebalan batupasir TST-2.2, batupasir TST-2.3, batupasir HST-2.1a, batupasir HST-2.1b dan analisa petrofisika pada Lapangan Cinde dengan menggunakan 8 data log sumur dan data cutting. Penelitian dilakukan dengan menggunakan data log tersebut. Objek penelitian adalah Formasi Talangakar dengan litologi penyusun yaitu batugamping, batupasir dan batulempung. Berdasarkan analisa menggunakan data log dan data cutting diketahui bahwa lapisan batupasir TST-2.2, batupasir TST-2.3, batupasir HST-2.1a dan batupasir HST-2.1b terbentuk pada lingkungan pengendapan fluvial-deltaik. Lapangan Cinde terdapat tiga asosiasi fasies pengendapan, yaitu fasies Distributary Channel (Bell Shape), fasies Distributary Mouth Bar (Funnel Shape) dan fasies Carbonat Self (Bell Shape). Penentuan fasies ini didasarkan pada interpretasi data cutting dan pola elektrofasies pada kurva gamma ray. Formasi Talangakar disusun oleh dua parasikuen yaitu retrogradasi dan progradasi. Pada semua sumur ini terdapat tiga sikuen, yang disusun oleh marker SB 0, SB 1, SB 2, MFS, FS 1, FS 2, FS 3, FS 4 dan FS 5. Sikuen pertama (dianggap super sikuen) dibatasi oleh SB 0 pada bagian bawahnya dan SB 1 pada bagian atasnya, Sikuen kedua dibatasi oleh SB 1 pada bagian bawahnya dan SB 2 pada bagian atasnya, sedangkan sikuen ketiga (dianggap super sikuen) dibatasi oleh SB 2 pada bagian bawahnya. Berdasarkan analisa petrofisika pada masing-masing lapisan batupasir TST- 2.2 dan batupasir TST-2.3, memiliki kisaran nilai porositas 8% – 23% pada fasies Distributary Channel dan 7% – 19% pada lapisan batupasir HST-2.1a dan HST-2.1b pada fasies Distributary Mouth Bar

    Item Type: Thesis (Undergraduate)
    Subjects: 500 Sains dan Matematika
    Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Geologi
    Depositing User: Eny Suparny
    Date Deposited: 13 Jul 2012 09:56
    Last Modified: 13 Jul 2012 09:56
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/3440

    Actions (login required)

    View Item