PENGARUH WATER CEMENT RATIO TERHADAP SETTING TIME SEMEN INJEKSI PADA CONVEYOR DRIFT DI TAMBANG BAWAH TANAH

SUDARSONO, SUDARSONO and TEDDY AGUNG, CAHYADI and FREDDY NP, SIMONAPENDI (2012) PENGARUH WATER CEMENT RATIO TERHADAP SETTING TIME SEMEN INJEKSI PADA CONVEYOR DRIFT DI TAMBANG BAWAH TANAH. Prosiding Simposium Dan Seminar Nasional Geomekanika ke-1 Tahun 2012 : Menggagas Masa Depan Rekayasa Batuan dan Terowongan di Indonesia, - (-). 2-1-2-12. ISSN -

[img]
Preview
PDF
Download (391Kb) | Preview

    Abstract

    Pada proses development yang dilakukan pada tambang bawah tanah, khususnya pada conveyor drift sering terdapat aliran air yang melalui rekahan-rekahan batuan yang mengakibatkan terganggunya pekerjaan pada tahap development sehingga aliran air ini perlu dihentikan agar pekerjaan dapat dilanjutkan kembali. Salah satu metode yang akan digunakan untuk menghentikan air ini adalah dengan menggunakan grouting (injeksi semen ke dalam rekahan batuan) dengan tujuan menutup rekahan antar batuan dan menghentikan aliran air. Campuran grouting yang diuji pada penelitian ini terdiri dari 3 komposisi yaitu pertama komposisi air dan semen, kedua komposisi air, semen dan 6% flowcable dan ketiga komposisi air, semen dan 2% glenium. Masing-masing komposisi dibuat 4 water cement ratio yaitu 0,8;1,0;1,5 dan 2,0. Hasil penelitian menunjukkan untuk masing-masing water cement ratio dari komposisi yang dibuat mempunyai setting time dan kuat tekan yang berbeda-beda. Penambahan flowcable dan glenium pada campuran grouting akan memperlambat setting tetapi meningkatkan kekuatan tekan dari grouting. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti suhu dan juga komposisi yang dipakai. Penambahan material seperti flowcable dan glenium akan mengakibatkan pengikatan butiran semen yang baik sehingga dapat meningkatkan kuat tekan grouting tetapi mempunyai setting time yang lama. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah untuk masing-masing komposisi water cement ratio mempunyai setting time dan kuat tekan yang berbeda, tergantung dari material yang digunakan. Untuk water cement ratio yang sama, setting time yang paling baik adalah campuran air dan semen, untuk kuat tekannya yang paling baik adalah campuran air, semen dengan penambahan flowcable ataupun glenium. Untuk itu disarankan dalam melakukan penginjeksian untuk menghentikan aliran air sebaiknya digunakan komposisi air, semen dengan penambahan 6% flowcable dengan water cement ratio 0,8 karena kekuatannya memenuhi SNI, yaitu 40 MPa dalam waktu 28 hari, selain itu juga campuran ini mempunyai setting time yang hampir sama dengan campuran air dan semen. Kata kunci : water cement ratio, setting time, air, flowcable, glenium In the process of development in underground mines, especially on the conveyor drift there is often flow of water through the rock fracture that resulted in disruption of work at this stage of development so that the water flow needs to be stopped so that work can be resumed. One method that will be used to stop this water is by using grouting (injection of cement into the cracks of rocks) with the aim of closing cracks between the rocks and stop the flow of water . Grouting mixtures tested in this study consisted of three compositions of the first composition of water and cement, both the composition of water, cement and 6% flowcable and third composition of water, cement and 2% Glenium. Each composition was made four water-cement ratio of 0.8, 1.0, 1.5 and 2.0. The results showed for each water-cement ratio of composition which have made the setting time and compressive strength vary. Addition flowcable and Glenium the grouting mix will slow the setting but increase the strength of the grouting. This is influenced by several factors such as temperature and composition are also used. The addition of such material and Glenium flowcable will result in the binding cement of good grains so as to increase the compressive strength grouting but has set a long time. The conclusion that can be drawn from this study is for each composition having a water cement ratio, setting time and compressive strength are different, depending on the material used. For the same water cement ratio, setting the best time is a mixture of water and cement, to strong compressive best is a mixture of water, with the addition of cement glenium or flowcable. It is recommended in making injection to stop the flow of water should be used in the composition of water, cement with the addition of 6% flowcable with a water cement ratio of 0.8 because of its power to meet the standard SNI, which is 40 MPa within 28 days, but it also has a mixture of setting time is almost the same with a mixture of water and cement. Key words : water cement ratio, setting time, air, flowcable, glenium

    Item Type: Article
    Subjects: 600 Teknologi
    Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Pertambangan
    Depositing User: Eny Suparny
    Date Deposited: 15 Aug 2012 13:18
    Last Modified: 15 Aug 2012 13:18
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/3714

    Actions (login required)

    View Item