GEOLOGI DAN STUDI FORMASI NGLANGGRAN, DAERAH PATUK – SALAM, KECAMATAN PATUK, KABUPATEN GUNUNG KIDUL, PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

FERRY , ANGGRIAWAN (2012) GEOLOGI DAN STUDI FORMASI NGLANGGRAN, DAERAH PATUK – SALAM, KECAMATAN PATUK, KABUPATEN GUNUNG KIDUL, PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. Other thesis, UPN "Veteran" Ygyakarta.

[img]
Preview
PDF
Download (11Kb) | Preview

    Abstract

    Lokasi daerah telitian termasuk di Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Gunung Kidul, Kecamatan Patuk, Desa Patuk - Salam. Secara geografis dan UTM (Universal Transverse Mercator) berada pada koordinat 439500mE – 445500mE dan 9130000mN – 9134000mN. Secara administratif lokasi Patuk berada di Kecamatan Patuk. Bagian utara berbatasan dengan Desa Srimartani, bagian selatan berbatasan dengan Desa Semoyo, bagian barat berbatasan dengan Desa Sitimulyo, Bagian timur berbatasan dengan Desa Ngoro oro dan Desa Nglanggeran. Perkembangan pemukiman umumnya menempati daerah lembah atau dataran di kaki perbukitan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pengambilan data dengan melakukan surface mapping pengambilan contoh batuan (analisis petrografi dan analisa mikropaleontologi), foto singkapan, pengukuran struktur dan deskripsi batuan. Daerah telitian terdiri dari 2 satuan bentukan asal, yaitu bentuk asal struktural yang terdiri dari bentuk lahan Perbukitan homoklin (S1), Lembah homoklin (S2), Kuesta (S3), bentuk asal Fluvial yang terdiri atas Dataran Alluvial (F1), Tubuh sungai (F2). Pola pengaliran daerah telitian adalah Subdendritic, Subparallel dan Trellis. Stratigrafi daerah telitian dari tua ke muda yaitu satuan batulapili Formasi Semilir yang berumur Miosen awal, satuan batupasir tufan Formasi Semilir yang berumur Miosen awal (N5), satuan breksi Formasi Nglanggran yg berumur Miosen Awal. Pada kala pleistosen diperkirakan muncul gunungapi “baru” yang menghasilkan endapan tuf yang memiliki hubungan tidak selaras dengan satuan breksi Formasi Nglanggran dengan sisipan batupasir. Dan fase terakhir pengendapan adalah endapan alluvial yang merupakan hasil pelapukan batuan asal. Terdapat struktur sesar pada daerah telitian yaitu Normal Left Slip Fault. Dari hasil penelitian, satuan breksi Formasi Nglanggaran merupakan hasil sedimentasi yang berada di laut, pola sebaran breksi Formasi Nglanggran menempati sebagian besar daerah telitian pada bagian tengah dengan pola timur laut – barat daya.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: 500 Sains dan Matematika
    Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Geologi
    Depositing User: Eny Suparny
    Date Deposited: 25 Sep 2012 09:58
    Last Modified: 25 Sep 2012 09:58
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/3840

    Actions (login required)

    View Item