PENAKSIRAN CADANGAN BATUBARA PT. SATRIA MAYANGKARA SEJAHTERA DI KECAMATAN MERAPI BARAT KABUPATEN LAHAT SUMATERA SELATAN

ALEX , ADMANEZA (2012) PENAKSIRAN CADANGAN BATUBARA PT. SATRIA MAYANGKARA SEJAHTERA DI KECAMATAN MERAPI BARAT KABUPATEN LAHAT SUMATERA SELATAN. Other thesis, UPN "Veteran" YOGYAKARTA.

[img] PDF
Download (0b)

    Abstract

    Perusahaan memerlukan Penaksiran Cadangan untuk perencanaan penambangan batubara di Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat Propinsi Sumatera Selatan. Data eksplorasi yang ada berupa data bor. Data yang didapatkan, dianalisa agar dapat memberikan suatu gambaran endapan batubara dan jumlah tonnase batubara di daerah penelitian tersebut. Metode penelitian yang akan diterapkan dalam penelitian ini adalah metode penaksiran cadangan menggunakan metode Cross Section dengan membandingkan antara Rule of gradual change dan Rule of nearest point. Tujuannya untuk mengetahui berapa besar cadangan batubara terbukti dengan overall slope angel sebesar 600. Batubara yang diteliti yaitu seam A dan seam B dan seam C dengan kemiringan berkisar antara 350-400. Pedoman perubahan bertahap ( rule of gradual change ) dilakukan dengan menghubungkan penampang satu dengan penampang lainnya, sehingga setiap perhitungan volume dibatasi oleh dua penampang dan dipeoleh cadangan seluruhnya sebesar 3.508.924 Ton. Pedoman titik terdekat ( rule of nearest point ) dilakukan dengan penarikan garis batas penampang dengan cara setengah jarak antar penampang dan diperoleh cadangan seluruhnya sebesar 3.508.924 Ton. Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) SNI 13-6011-1999, cadangan batubara pada lokasi penelitian dapat diklasifikasikan sebagai cadangan batubara terbukti ( probable coal resource ). Besarnya tanah penutup ( overburden ) dengan pedoman perubahan bertahap ( rule of gradual change ) untuk penambangan tahap awal pada seam A ,seam B dan seam C adalah 6.366.651 BCM dan Pedoman titik terdekat ( rule of nearest point ) adalah 6.390.999 BCM. Perubahan ini menentukan besarnya cadangan batubara. Adanya perbedaan hasil dari ke dua pedoman maka disarankan hasil penaksiran cadangan batubara yang terkecil dipakai sebagai dasar perhitungan produksi. Walaupun dipilih yang terkecil diharapkan cadangan tambang kenyataan nantinya tidak lebih kecil dari hasil penaksiran cadangan batubara.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: 600 Teknologi
    Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Pertambangan
    Depositing User: Eny Suparny
    Date Deposited: 08 Oct 2012 13:00
    Last Modified: 08 Oct 2012 13:00
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/3889

    Actions (login required)

    View Item