ANALISIS ISI PEMBERITAAN POLEMIK RANCANGAN UNDANG – UNDANG PERGURUAN TINGGI PADA MEDIA ONLINE KOMPAS.COM PERIODE BULAN MARET – MEI 2012

TINA TRI , ASTUTI (2012) ANALISIS ISI PEMBERITAAN POLEMIK RANCANGAN UNDANG – UNDANG PERGURUAN TINGGI PADA MEDIA ONLINE KOMPAS.COM PERIODE BULAN MARET – MEI 2012. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
PDF
Download (94Kb) | Preview

    Abstract

    Pemberitaan seputar Polemik Rancangan Undang-Undang Perguruan Tinggi (RUU PT) merupakan permasalahan yang penting. Hal ini dikarenakan setelah UU BHP dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK), dan muncul RUU PT. Pokok persoalan dari hal ini, poin-poin dalam RUU PT yang nantinya akan disahkan tidak berbeda secara substansi dengan UU BHP, terutama dalam hal, penyetaraan status Perguruan Tinggi menjadi Badan Hukum, pemberian otonomi kepada kampus, salah satunya dalam menghasilkan dana pembiayaan melalui usaha yang berarti mengurangi tanggung jawab pemerintah dan pembolehan kesempatan bagi pihak asing untuk membuka Perguruan Tinggi di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang bagaimana isi pemberitaan RUU PT pada media online kompas.com periode Maret-Mei 2012. Metode yang digunakan adalah analisis isi. Analisis isi adalah teknik penelitian untuk memaparkan isi yang dinyatakan secara objektif, sistematik dan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua berita tentang Polemik Rancangan Undang-Undang Perguruan Tinggi (RUU PT) pada media online kompas.com periode Maret-Mei 2012. Sedangkan sampel dalam analisis ini adalah keseluruhan berita yang mengandung unsur pro dan kontra RUU PT. Sebanyak 33 item berita, dengan 10 item berita pada bulan Maret, 20 item berita pada bulan April dan 3 item berita pada bulan Mei. Hasil penelitian menunjukkan tipe liputan pada situs kompas.com banyak mengguanakan tipe liputan satu sisi, yakni sebanyak 93,9%, Panjang berita pada kompas.com paling banyak adalah > 8 paragraf yakni 45,4%. Sifat berita yang muncul pada kompas.com adalah kombinasi deskriptif-argumentatif, sebanyak 42,4%. Jenis berita yang sering muncul pada kompas.com, sebanyak 81,8% adalah straight news. Secara umum narasumber berita paling banyak digunakan oleh kompas.com, atau sebanyak 51,5% adalah dari pihak Pemerintah. Tema berita yang paling banyak muncul pada berita Polemik RUU PT di kompas.com adalah kontra RUU PT dengan prosentase 57,6%. Konten berita yang paling banyak muncul dalam berita RUU PT di kompas.com sebanyak 42,4% adalah penolakan RUU PT. Berdasarkan jumlah pembaca yang tidak ada komentar, muncul sebanyak 60,6%. Sama halnya dengan jumlah pembaca, isi komentar pembaca juga didominasi dengan tidak ada komentar pembaca sebanyak 60,6%. Sedangkan pada jumlah pembaca, muncul sebanyak 42,4% yaitu 101-500 pembaca. Link berita terkait sering muncul sebanyak 48,5% yaitu > Berita Terkait Kontra RUU PT. Foto / gambar yang paling banyak muncul pada kompas.com yaitu bentuk ilustrasi dan foto pendukung berita dengan masing-masing prosentase 36,36%. Kesimpulan, yang dalam pemberitaanya didominasi oleh tipe liputan satu sisi, narasumber pemerintah dan jenis berita straight news, menunjukkan bahwa dalam pemberitaan seputar Polemik RUU PT, posisi kompas.com dalam meliput permasalahan seputar RUU PT bersifat objektif dan tidak memihak, namun belum dapat menguraikan fakta secara berimbang (cover both sides), karena kebanyakan beritanya hanya digali dari satu narasumber saja. Hal tersebut terkait dengan sifat dan karakteristik jurnalisme online yang lebih mengutamakan aktualitas sebuah berita. News on Polemic Rancangan Undang-Undang Perguruan Tinggi (RUU PT) is the important issue. This matter is because after UU BHP canceled by Constitution Court, and RUU PT emerged. The problem of this research, the points in RUU PT will legalize, not substansional different with UU BHP, especially in generalition university status. University otonomization, the government give chance for university to doing business and decreasing government responsibility, and global investor free to build university in Indonesia. This research purpose is to know about how the news content of RUU PT on kompas.com online media March-May 2012 period. The method that is used is filling analysis. Filling analysis is research technique to explain the content that is objectively, systematically, and quantitatively stated. Population in this research is all news about Polemic Rancangan Undang-Undang Perguruan Tinggi (RUU PT) on kompas.com online media March-May 2012 period. While sample in this analysis is whole news that contain pro and contra RUU PT. As many as 33 news items, with 10 news items on March, 20 news items on April and 3 news items on May. The most of the research’s result shows report type on kompas.com site uses one-side report type, which is more than 93,9%, The most of the news length on kompas.com is > 8 paragraph which is 45,4%. The characteristic of the news that appear on kompas.com is combination of descriptive-argumentative, is about 42,4%. The kind of news that often appears on kompas.com, is about 81,8% is straight news. Generally, the most news source that is used by kompas.com, or about 51,5% is from government. Top News theme appears in the news on Polemic RUU PT news on kompas.com is contra RUU PT with 57,6% percentage. The news content that is the most appeared on RUU PT news on kompas.com is about 42,4% is RUU PT denial. Depend on the readers amount that is without comment, appear about 60,6%. Same as readers amount, comment of the readers is also dominated with none of readers is about 60,6%. Meanwhile on readers amount, appear is about 42,4% which is 101-500 readers. Related news link often appears is about 48,5% which is > Berita Terkait Kontra RUU PT. The most photos/ pictures that often appears on kompas.com which in form of illustration and supporting photos of news with each percentage 36,36%. Conclusion, which on the report is dominated by one-side report, government source and straight news, show that in reporting about Polemic RUU PT, the position of kompas.com in reporting the issue about RUU PT is objective and neutral, but unable to explain the fact in balance way (cover both sides), because most of the news only take from only one source. This matter related to the characteristics of online journalism which more prefer actualization of the news.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: 300 Ilmu Sosial
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Komunikasi
    Depositing User: Eny Suparny
    Date Deposited: 30 Oct 2012 10:29
    Last Modified: 30 Oct 2012 10:29
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/4293

    Actions (login required)

    View Item