GEOLOGI DAN STUDI EVALUASI BATUAN INDUK FORMASI WARUKIN DAERAH KURUN DAN SEKITARNNYA, KECAMATAN KUALA KURUN, KABUPATEN GUNUNG MAS, PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

Sitara, Adi Darwin (2012) GEOLOGI DAN STUDI EVALUASI BATUAN INDUK FORMASI WARUKIN DAERAH KURUN DAN SEKITARNNYA, KECAMATAN KUALA KURUN, KABUPATEN GUNUNG MAS, PROVINSI KALIMANTAN TENGAH. Undergraduate thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.

[img]
Preview
PDF
Download (47Kb) | Preview

    Abstract

    SARI Daerah penelitian meliputi wilayah Kecamatan Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah. Daerah penelitian Secara Geografis terletak pada koordinat UTM X: 816000 – 821000 Y: 9880000 – 9885000. Aspek geologi, dan evaluasi batuan induk akan menjadi objek telitian yang diangkat pada skripsi ini. Geomorfologi daearah penelitian dibedakan menjadi dua satuan bentuk asal, yaitu bentuk asal fluvial dengan bentuk lahan berupa lembah aluvial (F1), dan tubuh sungai (F2) serta bentuk asal denudasional dengan bentuk lahan berupa perbukitan terkikis (D1). Stratigrafi yang ada di daerah penelitian dibagi menjadi 4 satuan batuan berdasarkan kesamaan ciri fisik batuan penyusun dan umur, serta dalam penamaannya di sebandingkan berdasarkan peneliti terdahulu, dengan urutan dari yang paling tua adalah Satuan konglomerat (Oligosen awal), Satuan batupasir (Oliogesen awal - akhir), Satuan batulempung Warukin (Miosen awal), dan Satuan endapan alluvial (Holosen). Pada daerah telitian terdapat struktur berupa bidang sesar turun baronang yaitu Left Normal Slip Fault (Rickhard, 1972), dan lipatan antiklin Baronang dan Baronang 1 yaitu Upright Horizontaly Fold (klasifikasi Fluety, 1964), dan sinklin Baronang yaitu Upright Horizontaly Fold (klasifikasi Fluety, 1964). Analisa geokimia dilakukan terhadap 1 satuan batuanya yaitu pada Satuan batulempung Warukin. Dari satuan tersebut telah diambil 3 sampel dengan ciri litologi berupa batulempung. Analisa geokimia yang dilakukanya itu berupa TOC analisis, pyrolisis, dan kerogen type. dari hasil analisis sampel yang didapatkan kencendurungan sampel-sampel tersebut untuk menghasilkan hidrokarbon dengan produk utama yaitu gas (KerogenTipe III) jika tercapai kematangannya. Kematangan merupakan hal yang belum tercapai dalam sampel-sampel ini, sehingga dapat disimpulkan bahwa pada daerah ini belum berpotensi dalam menghasilkan hidrokarbon.

    Item Type: Thesis (Undergraduate)
    Subjects: 500 Sains dan Matematika
    Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Geologi
    Depositing User: Basir Umaryadi
    Date Deposited: 31 Oct 2012 13:08
    Last Modified: 31 Oct 2012 13:59
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/4325

    Actions (login required)

    View Item