KAJIAN TINGKAT EROSI PADA AREA PENAMBANGAN BATUBARA CV. ASNORF HIDAYAH KECAMATAN LOA KULU KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

HENGKY, KURNIAWAN (2012) KAJIAN TINGKAT EROSI PADA AREA PENAMBANGAN BATUBARA CV. ASNORF HIDAYAH KECAMATAN LOA KULU KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR. Masters thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img] PDF
Download (96Kb)

    Abstract

    Usaha pertambangan batubara merupakan kegiatan yang bertujuan untuk pemenuhan kebutuhan energi untuk kehidupan manusia. Pengelolaan lingkungan hidup yang harus dilakukan oleh perusahaan tambang ialah reklamasi lahan bekas tambang. Salah satu bagian dari kegiatan reklamasi yaitu pengendalian erosi. Lahan reklamasi memiliki potensi erosi yang sangat besar. Oleh karena itu perlu dilakukan tindakan pencegahan agar dapat memperkecil tingkat erosi di lahan reklamasi. Penelitian ini dilakukan di lahan bekas tambang CV. Asnorf Hidayah. Manfaat penelitian untuk mengetahui faktor-faktor terjadinya erosi serta menghitung besarnya erosi pada lahan reklamasi CV. Asnorf Hidayah. Reklamasi bertujuan untuk menata dan memperbaiki kondisi daerah yang telah ditambang (rusak) menjadi lahan yang produktif. Setelah penambangan batubara berakhir, lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk pertanian atau perkebunan ataupun disesuaikan dengan kesesuaian lahan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode survei dan sampling. Teknik penentuan titik sampel menggunakan metode stratified random sampling berdasarkan kelas kemiringan lereng. Perhitungan prediksi erosi menggunakan metode USLE ( universal soil loss equation) dengan parameter penelitian meliputi curah hujan, topografi, serta tanah (tekstur, kandungan bahan organik, permeabilitas, struktur). Berdasarkan hasil evaluasi penelitian, faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya erosi pada areal reklamasi CV. Asnorf Hidayah meliputi curah hujan, topografi, vegetasi, tanah, serta manusia. Pada kondisi sebelum konservasi besarnya erosi yang terjadi 91.12 ton/ha/thn sampai 293.26 ton/ha/thn, sedangkan pada kondisi setelah konservasi diprediksikan besarnya erosi yaitu sebesar 1.37 ton/ha/thn sampai 8.85 ton/ha/thn. Kata kunci: pertambangan, reklamasi, erosi, metode USLE, batubara

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: 600 Teknologi
    Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Pertambangan
    Depositing User: Eny Suparny
    Date Deposited: 15 Jan 2013 10:41
    Last Modified: 15 Jan 2013 10:41
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/5006

    Actions (login required)

    View Item