EVALUASI DIRECTIONAL DRILLING BUILD AND HOLD TYPE PADA SUMUR “ DI PT. PERTAMINA PROGRAM STUDI TEKNIK PERMIYAKAN FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” i TRAJECTORY DAN SURVEY X-1” STRUKTUR “Y” EP REGION JAWA FIELD JATIBARANG

GUNAWAN, CANDRA ARIF (2013) EVALUASI DIRECTIONAL DRILLING BUILD AND HOLD TYPE PADA SUMUR “ DI PT. PERTAMINA PROGRAM STUDI TEKNIK PERMIYAKAN FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” i TRAJECTORY DAN SURVEY X-1” STRUKTUR “Y” EP REGION JAWA FIELD JATIBARANG. Undergraduate thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
PDF
Download (34Kb) | Preview

    Abstract

    Latar belakang dari Evaluasi Trajectory dan Survey Directional Drilling Build dan Hold Type pada Sumur “X-1” Struktur “Y” di PT. Pertamina EP Region Jawa Field Jatibarang adalah karena adanya beberapa Faktor yang mempengaruhi kemiringan dan arah lubang bor sehingga terjadi perbedaan atau penyimpangan antara perencanaan pemboran berarah dengan saat dilakukannya pemboran berarah tersebut. Beberapa Faktor tersebut adalah Faktor formasi, Faktor mekanis/peralatan yang digunakan selama operasi pemboran berlangsung dan Faktor mekanisme kerja saat menggunakan perlatan tersebut. Metode perencanaan pemboran berarah dan perhitungan hasil survey pemboran berarah untuk penelitian ini adalah Metode Minimum of Curvature. Penggunaan Metode Minimum of Curvature dianggap lebih akurat dibandingkan dengan beberapa Metode lainnya seperti Tangential, Balanced Tangential, Angle Averaging dan Radius of Curvature. Dari kelima metode tersebut, Metode Tangential yang memiliki keakuratan rendah. Metode Radius of Curvature dan Metode Minimum Curvature memiliki keakuratan yang tinggi. Banyak perusahaan yang menggunakan Metode Minimum Curvature. Metode Tangential, Metode Balanced Tangential dan Metode Average Angle masing-masing menggunakan perhitungan yang berdasarkan Trigonometry pada segitiga. Hasil-hasil yang didapat dari Evaluasi ini adalah mengetahui penyimpangan yang terjadi pada perencanaan awal dengan setelah dilakukannya pemboran, mengetahui Parameter-Parameter dalam Directional Drilling dan BHA (Bottom Hole Assembly) yang mempengaruhi penyimpangan. Pada saat aktualisasi, pencapaian target mengalami penyimpangan. Penyimpangan ini bergeser ke arah timur dan utara (pada grafik Trajectory Horizontal) dan semakin ke kiri dan kebawah (grafik Trajectory Vertical). Jarak perbedaan antara target pada aktualisasi dan pada saat direncanakan berada pada kisaran 10m pada grafik Trajectory Vertical (True Vertical Depth (m) vs Vertical Section (m)) dan 1.5m pada grafik Trajectory Horizontal (Northing (m) vs Easting (m)).

    Item Type: Thesis (Undergraduate)
    Subjects: 600 Teknologi
    Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Perminyakan
    Depositing User: Ratna Sufiatin
    Date Deposited: 17 Jan 2013 10:06
    Last Modified: 17 Jan 2013 10:06
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/5072

    Actions (login required)

    View Item