GEOLOGI DAN STUDI SEBARAN FASIES BATUGAMPING FORMASI LEDOK DI DAERAH DESA TANGGEL DAN SEKITARNYA, KECAMATAN RANDUBLATUNG, KABUPATEN BLORA, PROPINSI JAWA TENGAH

THERESIA GRACE , VALENTINE (2012) GEOLOGI DAN STUDI SEBARAN FASIES BATUGAMPING FORMASI LEDOK DI DAERAH DESA TANGGEL DAN SEKITARNYA, KECAMATAN RANDUBLATUNG, KABUPATEN BLORA, PROPINSI JAWA TENGAH. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img] PDF
Download (168Kb)

    Abstract

    Secara administratif daerah penelitian terletak di desa Tanggel,kecamatan Randublatung, kabupaten Blora, Propinsi Jawa Tengah. Daerah penelitian secara geografis terletak pada koordinat 5376400-541400 mT dan 9208800-9213800 mU (UTM (Universal Transverse Mercator), WGS 1984, Zona 49S). Tercakup pada peta RBI (Rupa Bumi Indonesia), skala 1:25.000 lembar Doplang dengan nomor peta 1508-441 edisi: 1-2000. Luas area daerah penelitian; 5 x 5 km2 atau 25 km2. Pada daerah penelitan, pola pengaliran yang berkembang adalah pola pengaliran subdendritik. Secara geomorfik, daerah penelitian merupakan daerah dengan bentuk asal fluvial dan bentuk asal denudasional yang didominasi oleh proses eksogen yaitu pelapukan dan erosi. Dari bentuk asal ini terbagi menjadi 4 (empat) satuan bentuk lahan yaitu bentuk lahan Dataran Alluvial (F1), Perbukitan Terkikis Kuat (D1), Perbukitan Terkikis Sedang (D2), dan Perbukitan Terkikis Lemah (D3). Secara stratigrafi daerah penelitian terbagi menjadi 4 (empat) satuan batuan. Dari tua ke muda yaitu satuan batugamping-Ledok berumur Miosen Akhir-Pliosen Awal atau N17-N18 (Blow, 1969), berada pada lingkungan pengendapan zona batimetri Neritik Tengah-Bathial Bawah (Barker, 1960), berada pada lingkungan pengendapan Inner ramp (Burchette dan Wright, 1992); satuan batulempung gampingan-Mundu berumur Pliosen Awal-Pliosen Akhir atau N19-N20 (Blow, 1969), berada pada lingkungan pengendapan zona batimetri Neritik Luar-Bathial Bawah (Barker, 1960); serta satuan batulempung-Tambakkromo berumur Pliosen Akhir-Plistosen atau N20-N23 (Blow, 1969), berada pada lingkungan pengendapan zona batimetri Neritik Tengah, berada pada lingkungan pengendapan Inner ramp (Burchette dan Wright, 1992)dan endapan alluvial yang berlangsung hingga sekarang. Serta struktur geologi yang terdapat pada daerah penelitian adalah antiklin Jati. Berdasarkan pendekatan model lingkungan pengendapan karbonat klasifikasi Burchette dan Wright, 1992, didaerah penelitian khususnya pada batugamping-Ledok terdiri dari 2 (dua) asosiasi fasies lingkungan pengendapan yang berkembang, yaitu Inner Ramp Low Energy (IR1); dan Inner Ramp High Energy (IR2). Kata kunci: fasies, batugamping, lingkungan pengendapan

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: 500 Sains dan Matematika
    Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Geologi
    Depositing User: Eny Suparny
    Date Deposited: 22 Jan 2013 13:26
    Last Modified: 22 Jan 2013 13:26
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/5147

    Actions (login required)

    View Item