GEOLOGI DAN LINGKUNGAN PENGENDAPAN LAPISAN PEMBAWA BATUBARA, DAERAH SUMBER ARUM DAN SEKITARNYA, KECAMATAN SATUI, KABUPATEN TANAH BUMBU, PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

SUARDI , ABDUH (2012) GEOLOGI DAN LINGKUNGAN PENGENDAPAN LAPISAN PEMBAWA BATUBARA, DAERAH SUMBER ARUM DAN SEKITARNYA, KECAMATAN SATUI, KABUPATEN TANAH BUMBU, PROVINSI KALIMANTAN SELATAN. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img] PDF
Download (37Kb)

    Abstract

    Penelitian ini dilakukan dengan tujuan yaitu mengetahui kondisi geologi daerah telitian yang meliputi geomorfologi, stratigrafi dan struktur geologi; dan membangun lingkungan pengendapan lapisan pembawa batubara di lokasi penelitian. Lokasi penelitian terletak di daerah Sumber Arum, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan. Secara geografis berada pada koordinat 3° 31’ 05.3” - 3° 33’ 00.7 ” LS dan 115° 28’ 00.5 ” - 115° 30’ 03.1” BT. Sedangkan dengan menggunakan unit UTM WGS 84 termasuk kedalam zona -50 dengan koordinat 329700 mE – 333478 mE dan 9607450 mS – 9611000 mS. Strategi dalam penelitian ini terdiri dari tiga tahapan yaitu: akuisisi, analisa, dan sintesa. Akuisisi merupakan tahapan perolehan data yang terdiri atas studi pustaka, dan pemetaan geologi. Analisa merupakan tahapan pemrosesan data terhadap hal yang menyangkut geologi dan lingkungan pengendapan daerah penelitian, dan tahap sintesa adalah menyimpulkan dari berbagai analisa tersebut dan mewujudkan dari tujuan yang ingin dicapai. Berdasarkan aspek-aspek geomorfologi, menurut Verstappen (1985), maka daerah penelitian dapat dibagi menjadi 3 bentukan asal yang terdiri atas 5 satuan bentuklahan, yaitu bentukan asal fluvial (F) terdiri dari satuan bentuklahan tubuh sungai (F1) dan satuan bentuklahan rawa (F2); bentukan asal denudasional (D), yaitu satuan dataran bergelombang sedang (D1) dan satuan dataran bergelombang lemah (D1); bentukan asal antropogenik / aspek manusia (H), yaitu lahan bekas tambang (H1). Pola pengaliran yang berkembang pada daerah telitian yaitu subdendritik. Stratigrafi daerah penelitian terdiri atas 4 (empat) satuan batuan tidak resmi, dari tua ke muda adalah Satuan batugamping Berai, Satuan batulempung Warukin, Satuan batupasir Warukin, dan endapan aluvial yang berumur holosen. Struktur geologi yang berkembang pada daerah telitian berupa sesar right reverse slip fault dan lipatan upright horizontal fold dan upright gentle plunging fold yang berarah relatif timurlaut – barat daya. Lingkungan pengendapan lapisan pembawa batubara di daerah telitian adalah lower delta plain (mengacu pada model Allen, 1998) dengan sub- lingkungan pengendapan interdistributary bay, swamp, channel, crevasse splay, dan tidal flat (mengacu pada model Horne, 1978) diendapkan pada kala Miosen Tengah - Akhir.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: 500 Sains dan Matematika
    Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Geologi
    Depositing User: Eny Suparny
    Date Deposited: 28 Jan 2013 13:05
    Last Modified: 28 Jan 2013 13:05
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/5174

    Actions (login required)

    View Item