PENGARUH LAMA PERENDAMAN ZAT PENGATUR TUMBUH NITROAROMATIK DAN BAHAN SETEK TANAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus)

KURNIAWAN , KOKO (2012) PENGARUH LAMA PERENDAMAN ZAT PENGATUR TUMBUH NITROAROMATIK DAN BAHAN SETEK TANAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus). Other thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.

[img] PDF
Download (115Kb)

    Abstract

    KOKO KURNIAWAN (132050016). Pengaruh Lama Perendaman Zat Pengatur Tumbuh Nitroaromatik dan Bahan Setek Tanaman Terhadap Pertumbuhan Bibit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus). Di bawah bimbingan Mustadjab HK. dan Darban Haryanto. ABSTRAK Tanaman buah naga adalah salah satu jenis tanaman kaktus yang bisa dimakan buahnya. Selain karena khasiatnya, buah naga dicari orang karena cita rasa dan bentuk buahnya yang eksotis. Sebagai tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi, buah naga jarang dibudidayakan hanya karena sulit mendapatkan bibit dalam jumlah besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu perendaman zat pengatur tumbuh nitroaromatik dan bahan setek yang paling baik terhadap pertumbuhan bibit buah naga. Penelitian dilaksanakan di Ayodya Integrated Farming Jln. Kaliurang Km. 10,9, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dari bulan Juli sampai Agustus 2012. Bahan setek batang berasal dari induk tanaman umur satu tahun. Metode penelitian menggunakan percobaan lapangan yang dilakukan dengan polibag dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas dua faktor. Faktor I adalah waktu perendaman yang terdiri atas tiga aras, yaitu : K1= 4 jam, K2 = 8 jam, K3 = 12 jam. Faktor II adalah bahan setek yang terdiri dari tiga aras, yaitu : P1= pangkal, P2 = tengah, P3 = pucuk. Dari kedua faktor diperoleh sembilan kombinasi perlakuan diulang sebanyak tiga kali, setiap percobaan terdiri dari lima setek dengan tiga setek sebagai sampel. Parameter yang diamati meliputi : Waktu bertunas (hari), Tinggi tunas (cm), Jumlah tunas (batang), Panjang akar (cm), Volume akar (cm), Bobot kering akar (gram), Bobot kering tunas (gram), Nisbah tunas/akar. Data yang diperoleh dari pengamatan dianalisis keragamannya dengan sidik ragam pada jenjang nyata 5% dan dilakukan uji lanjutan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (UJBD) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara lama perendaman zat pengatur tumbuh nitroaromatik dan bahan setek terhadap pertumbuhan buah naga merah. Lama perendaman 12 jam menunjukkan hasil yang paling baik pada parameter tinggi tunas, jumlah tunas, bobot kering tunas dan nisbah tunas/akar. Bahan setek pucuk menunjukkan hasil yang paling baik pada parameter tinggi tunas, jumlah tunas dan bobot kering akar. Kata kunci : Buah Naga, ZPT, Bahan Setek.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: 600 Teknologi
    Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
    Depositing User: Sri Lestari
    Date Deposited: 29 Jan 2013 09:50
    Last Modified: 29 Jan 2013 09:50
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/5182

    Actions (login required)

    View Item