GEOLOGI DAN STUDI KUALITAS BATUBARA SEAM H DAN SEAM I FORMASI BALIKPAPAN BERDASARKAN ANALISIS PROKSIMATE, DAERAH PAMAGUAN DAN SEKITARNYA, KECAMATAN MUARA JAWA, KABUPATEN KUTAI KERTANEGARA, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

RIZKY , ADITYA (2012) GEOLOGI DAN STUDI KUALITAS BATUBARA SEAM H DAN SEAM I FORMASI BALIKPAPAN BERDASARKAN ANALISIS PROKSIMATE, DAERAH PAMAGUAN DAN SEKITARNYA, KECAMATAN MUARA JAWA, KABUPATEN KUTAI KERTANEGARA, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img] PDF
Download (14Kb)

    Abstract

    Daerah penelitian berada di konsesi PT. Dharma Putra Karsa. Secara administratif terletak di daerah Pamaguan Kecamatan Muara Jawa Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur. Secara geografis termasuk dalam Cekungan Kutai, Formasi Balikpapan dan Formasi Kampungbaru. Berdasarkan aspek-aspek geomorfologi, menurut Van Zuidam ( 1979, 1983 ) , Geomorfologi daerah penelitian dapat dibagi menjadi 2 bentukan asal dan 4 bentuklahan yaitu: a.Bentukan asal fluvial ( F ) terdiri dari satuan bentuklahan rawa ( F1 ) , satuan bentuklahan dataran limpah banjir ( F2) , dan satuan bentuklahan tubuh sungai ( F3 ) , b. Bentukan asal struktural ( S ) terdiri satuan bentuklahan perbukitan antiklin ( S1) . Pola pengaliran yang berkembang pada daerah telitian yaitu dendritik dengan pola ubahan sub dendritik. Stratigrafi daerah penelitian terdiri atas 3 ( tiga ) satuan, dari tua ke muda adalah sebagai berikut: satuan batupasir Balikpapan, satuan batupasir kuarsa Kampungbaru, dan satuan Endapan Aluvial. Lingkungan pengendapan daerah penelitian adalah delta plain. Struktur geologi yang berkembang di daerah penelitian adalah antiklin menunjam. Berdasarkan karakteristik fisik batubara, seam H dan seam I masuk dalam kategori rendah ( low rank ) . Berdasarkan karakteristik kimia batubara, seam H dan seam I memiliki Moisture sedang-tinggi, Ash kategori rendah-sedang, Total sulfur rendah, Fix Carbon sedang-tinggi, Volatile Matter sedang-tinggi, Calorific value rendah-sedang. Menurut klasifikasi Shell Petroleum Company, batubara seam H dan seam I pada daerah telitian masuk dalam peringkat Lignite. Sedangkan menurut ASTM D-388, batubara seam H dan seam I daerah telitian masuk kategori peringkat Subbituminous-B. Batubara daerah telitian digunakan untuk keperluan lokal sebagai bahan bakar untuk PLTU.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: 500 Sains dan Matematika
    Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Geologi
    Depositing User: Eny Suparny
    Date Deposited: 05 Feb 2013 13:56
    Last Modified: 05 Feb 2013 13:56
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/5262

    Actions (login required)

    View Item