KAJIAN TEKNIS KESTABILAN LERENG TERHADAP RANCANGAN PENAMBANGAN BATUBARA PT. ADANI GLOBAL DI DAERAH PULAU BUNYU KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN TIMUR

TAMPUBOLON, YAN APUL (2013) KAJIAN TEKNIS KESTABILAN LERENG TERHADAP RANCANGAN PENAMBANGAN BATUBARA PT. ADANI GLOBAL DI DAERAH PULAU BUNYU KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN TIMUR. Undergraduate thesis, UPN "Vetean" Yogyakarta.

[img] PDF
Download (59Kb)

    Abstract

    RINGKASAN PT. Adani Global (PT. AG) merupakan perusahaan pertambangan batubara yang terletak di Pulau Bunyu Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Timur. PT. AG menggunakan sistem tambang terbuka dalam penambangannya, hal ini menyebabkan terbentuknya dinding lereng berupa jenjang – jenjang. PT. AG sendiri membagi wilayah penambangannya menjadi 2 Pit yaitu Pit 4 dan Pit 10. Penelitian ini dilaksanakan di Pit 4, kondisi tambang telah mencapai elevasi 55 mdpl. Permasalahan yang ada pada PT. AG adalah belum adanya kajian teknis kestabilan lereng terhadap rancangan penambangan. Kajian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kestabilan lereng yang terbentuk nantinya yang didasarkan nilai Faktor Keamanan. Rancangan yang dibuat PT. AG sendiri mempunyai rencana penambangan hingga kedalaman -25 m, yang menyebabkan terbentuknya lereng yang terdiri dari banyak jenjang Pengkajian teknis dalam rancangan tersebut dilakukan dengan cara penyelidikan geoteknik berupa pengambilan sampel batuan dengan pengeboran. Pengeboran ini sendiri dilakukan di 3 titik pada daerah Pit 4 yaitu GT 01, GT 02 dan GT 06. Sampel batuan yang didapat dari pengeboran tersebut akan diuji di laboratorium untuk mendapatkan karakteristik massa batuan. Karateristik itu sendiri berupa bobot isi, nilai kohesi, dan sudut geser dalam yang digunakan sebagai masukan dalam pengkajian. Kajian teknis kestabilan lereng ini dilakukan dengan metode kesetimbangan batas yaitu metode bishop dengan bantuan software slide v.5 by rocksience. Kajian teknis ini sendiri dilakukan pada 4 penampang melintang yang dibuat di rancangan penambangan Pit 4. Dari keempat penampang tersebut dapat diketahui geometri lereng yang terbentuk berdasarkan rancangan penambangan oleh PT. AG. Hasil pengkajian yang dilakukan pada keempat penampang tersebut ternyata tidak memenuhi syarat dari nilai Faktor Keamanan. Nilai Faktor keamanan standar untuk lereng tunggal FK >1.3 dan FK > 1.5 untuk lereng keseluruhan. Upaya untuk mendapatkan nilai Faktor Keamanan yang memenuhi standar dilakukan dengan cara perubahan geometri lereng. Perubahan geometri lereng yang dilakukan dengan cara merubah ketinggian lereng tunggal, ketinggian lereng total, sudut kemiringan lereng tunggal, sudut kemiringan lereng total dan lebar berm. Selain perubahan geometri lereng tersebut, perlu juga dilakukan beberapa kegiatan penunjang kestabilan lereng agar lereng-lereng hasil rancangan tersebut tetap dalam kondisi aman. Kegiatan penunjang ini antara lain ialah pembuatan horizontal drain hole yang bertujuan mengendalikan air tanah dan pengukuran pergerakan lereng (displacement) dengan menggunakan pasak baja.

    Item Type: Thesis (Undergraduate)
    Subjects: 500 Sains dan Matematika
    Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Pertambangan
    Depositing User: Sarimin Sarimin
    Date Deposited: 01 Apr 2013 09:42
    Last Modified: 01 Apr 2013 09:42
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/5578

    Actions (login required)

    View Item