LATAR BELAKANG dan UPAYA DIPLOMATIK CINA MENDORONG CHINA-ASEAN FREE TRADE AGREEMENT

Rachmawati, Iva LATAR BELAKANG dan UPAYA DIPLOMATIK CINA MENDORONG CHINA-ASEAN FREE TRADE AGREEMENT. PENELITIAN LABORATOTIUM DIPLOMASI.

[img] PDF
Download (131Kb)
    [img] PDF
    Download (211Kb)

      Abstract

      Kesepakatan CAFTA yang ditandatangani oleh Cina dan ASEAN pada tahun 2002 dan direalisasikan pada tahun 2010 ini memiliki kepentingan yang cukup strategis bagi Cina. Kepentingan yang pertama adalah kepentingan politik. Kepentingan ini dilatarbelakangi oleh hubungan buruk di masa lalu dengan ebebrapa negara Asia, sementara perubahan kebijakan ekonomi dalam negeri menuntut Cina untuk merubah postur politik luar negerinya demi memenuhi keentingan bagi bahan mentah dan juga pasar bagi produk Cina. Kepentingan ini lalu mendorong Cina untuk berusaha memulihkan hubungan diplomatiknya dengan negara-negara Asia dan bahkan berhasil menjadi partner dialog utma bagi ASEAN. Regionalisme yang mampu dibangun Ciia dan menumbuhkan integrasi regional melalui badan multilateral yang digandengnya yaitu ASEAN, juga akan mampu meruntuhkan dominasi Amerika di kawasan ini. Hal ini terbukti kemudian ketika volume perdagagan dan investasi antara Cina dan ASEAN sedikit demi sedikit menggesar Amerika dan Jepang sebagai partner dagang dan investasi utama ASEAN. Sementara itu kepentingan ekonomi Cina dalam CAFTA selain merupakan partner dagangan yang akan menyerap barang dagangan Cina sekaligus lahan investasi yang lebih dekat, keberhasilan pembentukan free trade area dengan ASEAN iniakan menjadi bukti kepada WTO bahwa Cina benar-benar berkomitmen terhadap perdagangan bebas. Jika hal ini berhasil, maka akan menjadi jalan mudah bagi Cina untuk menajdi anggota WTO. Menjadi anggota WTO akan mendukung Cina dalam perdagagan dunia dan memberika Cina sebuanh naungan ketika harus menyelesaikan peroalan perdagangan. Keseluruhan kepentingan politik dan ekonomi tersebut direalisasikan Cina melalui apa yang disebuk dengan commercial diplomacy atau diplomasi komersial.Pemerintah Cina menyelenggarakan diplomasi komersial melalui penawaran kemudahan perdagangan ASEAN dengan Cina.Misalnya, ekspor tanpa tariff ke Cina. Demikian pula dengan invetasi. Namun yang paling penting adalah, Cina sengat terbuaka terhadap serangkaian pembicaraan mengenai implementasi perdagangan dan investasi dengan ASEAN.

      Item Type: Article
      Subjects: 300 Ilmu Sosial
      Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
      Depositing User: Sri Lestari
      Date Deposited: 15 May 2013 12:44
      Last Modified: 15 May 2013 12:44
      URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/6015

      Actions (login required)

      View Item