Produksi Biodisel dari Minyak Jelantah Menggunakan Katalis Asam padat (Nafion/SiO2

Mahreni, Mahreni Produksi Biodisel dari Minyak Jelantah Menggunakan Katalis Asam padat (Nafion/SiO2. EKSERGI, X (2). pp. 52-57. ISSN 1410-394X

[img] PDF
Download (182Kb)

    Abstract

    Produksi biodisel dari minyak jelantah (Waste Cooking Oil, WCO) telah dilakukan menggunakan katalis ganda yaitu Nafion/SiO2 sebagai katalis reaksi esterifikasi dan NaOH digunakan sebagai katalis transesterifikasi..Penelitian dilakukan melalui tiga tahap yaitu: sintesis katalis asam padat Nafion/SiO2, sintesis biodisel menggunakan katalis tunggal NaOH dan sintesis biodisel menggunakan katalis (Nafion/SiO2 dan NaOH). Katalis asam padat dibuat dari larutan Nafion 5% berat ditambah dengan (Tetra Ethoxy Ortho Silicate, TEOS) menggunakan metode sol-gel fasa larutan menghasilkan katalis padat Nafion/SiO2. Selanjutnya katalis padat Nafion/SiO2 diaplikasikan sebagai katalis reaksi esterifikasi. Kondisi reaksi esterifikasi pada temperature 75oC dan waktu reaksi tetap 45 menit. Reaksi dijalankan di dalam labu leher tiga dilengkapi dengan pengaduk, temometer dan pendingin balik. Hasil reaksi dipisahkan dan lapisan atas digunakan sebagai reaktan reaksi transesterifikasi menggunakan katalis NaOH menghasilkan biodisel (FAME). Hasil analisis sifat fisika, yaitu viskositas, densitas dan titik nyala FAME yang dihasilkan sudah memenuhi standar persyaratan biodisel. Hasil karakterisasi secara kimia menunjukkan di dalam FAME terdapat lebih dari 6 macam metil ester menandakan bahwa FAME sudah terbentuk. Persentase biodisel yang dihasilkan dengan menggunakan katalis ganda lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan katalis tunggal membuktikan bahwa katalis asam padat mempunyai peranan penting dalam mengkonversi asam lemak bebas yang ada di dalam WCO. Abstract Production of biodisel from waste cooking oil (WCO) was performed using a double catalyst Nafion/SiO2 as esterification catalyst and NaOH is used as transesterification catalyst . Study was conducted through three stages:as well as synthesis of Nafion/SiO2 solid acid catalyst, the synthesis of biodisel using a single catalyst (NaOH) and the synthesis of biodisel using a catalyst (Nafion/SiO2 and NaOH). Solid acid catalyst is made of Nafion 5 wt.% solution and the (Tetra Ethoxy Ortho silicate, TEOS) using solution phase sol-gel method to produce Nafion/SiO2. Furthermore Nafion/SiO2 was applied as esterification catalyst. Esterification reaction conditions at temperatures of 75oC and fixed reaction time of 45 minutes. The reaction is run at three-neck flask equipped with a stirrer, thermometer and cooling water. Products are separated and the upper layer is used as a reactant of transesterification reaction using NaOH catalyst and results biodisel (FAME). Result analysis of physical properties, ie viscosity, density and flash point FAME meets the standard requirements of biodisel. Chemical characterization in the FAME show there are more than six kinds of methyl esters indicate that FAME was formed. The percentage of biodisel that is produced by using dual catalyst is higher compared to using a single catalyst proved that the solid acid catalyst plays an important role in converting the free fatty acid in to ester in the WCO. Keyword: solid acid, heterogeneous catalyst, WCO, renewable energy, Nafion/SiO2.

    Item Type: Article
    Subjects: 600 Teknologi
    Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Kimia
    Depositing User: Sri Lestari
    Date Deposited: 18 Jun 2013 14:08
    Last Modified: 18 Jun 2013 14:08
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/6133

    Actions (login required)

    View Item