KAJIAN POTENSI BAHAYA GERAKAN MASSA TANAH DAN BATUAN TERHADAP PERMUKIMAN DI DUSUN KALIGATUK DESA SRIMULYO KECAMATAN PIYUNGAN KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA

ETELVINA JUVANIA CANNOSSA, AMARAL (2013) KAJIAN POTENSI BAHAYA GERAKAN MASSA TANAH DAN BATUAN TERHADAP PERMUKIMAN DI DUSUN KALIGATUK DESA SRIMULYO KECAMATAN PIYUNGAN KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img] PDF
Download (19Kb)

    Abstract

    Secara geografis sebagian besar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia berada padakawasan rawan bencana alam, dan salah satu bencana alam yang sering terjadi adalah bencanalongsor (Departemen Energi dan Sumberdaya Mineral, 2007). Bertambahnya jumlah pendudukmendorong manusia mencari lahan untuk tempat tinggal, sehingga berkembang ke tempat yang rawan bencana. Penggunaan lahan pertanian dan perkebunan semakin terdesak, sehingga penduduk memanfaatkan lahan tanpa memperhatikan kondisi lingkungan. Gerakan massa tanah dan batuan merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia yang seringmelanda daerah perbukitan, terutama pada musim penghujan. Kerusakan yang ditimbulkan olehgerakan masa tanah secara langsung lahan seperti fasilitas umum, konstruksi bangunan, lahanpertanian dan jalan, sedangkan kerusakan secara tidak langsung dapat melumpuhkan kegiatanpembangunan dan aktivitas ekonomi daerah bencana dan sekitarnya, bahkan sampai menelankorban jiwa. Metode yang digunakan adalah metode survei dan pemetaan. Metode Survei tujuan adalah mengobservasi lapangan untuk mengumpulkan data-data yang dibutuhkan mengenaifaktor-faktor pendukung dalam penelitian, sedangkan tujuan pemetaan dilakukan dengan memindahkan unsur-unsur karakteristik lingkungan di lapangan ke dalam peta dasar dalambentuk titik, garis dan area. Hasil penelitian kajian gerakan massa tanah dan batuan terhadappermukiman di Dusun Kaligatik Desa Srimulyo Kecematan Piyungan Kabupaten Bantul Provinsidaerah Istimewa Yogyakarta, maka ditemukan beberapa kesimpulan dan saran sebagai berikut. Faktor-faktor yang mempengaruhi gerakan massa tanah dan batuan, kemiringan lereng,ketebalan tanah, tekstur tanah, kekuatan batuan,struktur perlapisan batuan penggunan lahan dankerapatan vegetasi, dan pemicunya adalah curah hujan, infiltrasi. Tipe gerakan massa tanah danbatuan yang terjadi di daerah penelitian adalah tipe jatuhan (falls) dan longsoran rotasi (rotationslide). Dusun Kaligatuk mempunyai tingkat potensi bahaya gerakan massa tanah dan batuan terhadap permukiman yang terdiri dari tiga tingkat yaitu tingkat potensi bahaya gerakan massatanah dan batuan yang sedang dengan luas 1.23644 Ha, tingkat potensi bahaya gerakan massa tanah dan batuan tinggi dengan luas 3.305,964 Ha,pada kedua tingkat bahaya ini yang secaralangsung terjadi pada permukiman di sebabkan karena masyarakat banyak yang tinggal padakedua tingkat ini tampa memperhatikan kondisi lereng dan lahan yang sesuai untuk dijadikan tempat untuk bermukim. dan tingkat potensi bahaya gerakan massa tanah dan batuan sangattinggi dengan luas 1.743,295 Ha, pada tingkat ini bahaya terhadap permukiman tidak terdapat atau tidak ada, karena pada tingkat ini tidak ada permukiman, tetapi bahaya yang ditimbulkan gerakan massa tanah dan batuan hanya pada lahan pertanian. Kata kunci : gerakan massa tanah, batuan, permukiman.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: 500 Sains dan Matematika
    Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Lingkungan
    Depositing User: Eny Suparny
    Date Deposited: 23 Sep 2013 11:03
    Last Modified: 23 Sep 2013 11:03
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/6851

    Actions (login required)

    View Item