SISTEM PEMANTAUAN KETINGGIAN AIR MELALUI SMS DENGAN MEMANFAATKAN GELOMBANG ULTRASONIK BERBASIS MIKROKONTROLER

ARIFIN, ABDUL (2013) SISTEM PEMANTAUAN KETINGGIAN AIR MELALUI SMS DENGAN MEMANFAATKAN GELOMBANG ULTRASONIK BERBASIS MIKROKONTROLER. Undergraduate thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
PDF
Download (14Kb) | Preview

    Abstract

    Hampir kebanyakan bendungan di Indonesia melakukan pengukuran ketinggian/level air dengan cara manual,yaitu dengan pengukur analog atau penggaris . Dimana petugas bendungan harus mengecek ke bendungan langsung untuk mengetahui ketinggian air di bendungan. Hal ini sangat tidak efektif jika suatu saat terjadi luapan air secara tiba-tiba dan kantor tempat petugas bendungan jauh dari bendungan, maka penanggulangan terhadap bendungan yang meluap menjadi terlambat. Karena petugas tidak mengetahui bahwa terjadi peningkatan level air di bendungan yang tinggi atau telah mencapai ketinggian yg berpotensi mengakibatkan banjir. Untuk itu dibuat alat untuk memantau ketinggian level air dengan memanfaatkan gelombang ultrasonik, dimana informasi ketinggian level air dapat dilihat langsung pada alat ini. Sehingga mempermudah petugas bendungan untuk mendata, menganalisa, dan melakukan penanggulangan terhadap luapan air di bendungan, karena alat ini memiliki alarm yang akan berbunyi jika ketinggian air telah melampaui batas tertentu yang sudah di tentukan oleh petugas. Proyek Akhir ini menjelaskan tentang bagaimana membuat suatu sistem pemantauan ketinggian air dengan memanfaatkan gelombang ultrasonik berbasis mikrokontroler. Metode yang digunakan dalam perancangan dan pembuatan alat ini adalah metode Prototype. Alat ini akan mengukur ketinggian air dan hasil dari pengukuran tersebut dapat langsung dilihat pada tampilan layar LCD. Alat ini menggunakan sensor SRF-02 ultrasonik. Sensor ultrasonik adalah sensor ping dengan memanfaatkan prinsip pantulan suara digunakan untuk mengukur ketinggian air. Sensor ping memancarkan gelombang ultrasonik ke air. Selama menunggu pantulan, sensor ping akan menghasilkan sebuah pulsa. Pulsa ini akan berhenti ketika suara pantulan terdeteksi oleh sensor ping. Oleh karena itulah lebar pulsa tersebut dapat merepresentasikan jarak antara sensor ping dengan objek. Selanjutnya mikrokontroler cukup mengukur lebar pulsa tersebut dan mengkonversinya dalam bentuk jarak. Alat ini akan dibangun menggunakan bahasa pemrograman basic yang disimpan dalam memori mikrokontroler ATMega16.

    Item Type: Thesis (Undergraduate)
    Subjects: 000 Komputer, Informasi, dan Referensi Umum
    Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Informatika
    Depositing User: Ratna Sufiatin
    Date Deposited: 11 Oct 2013 13:35
    Last Modified: 11 Oct 2013 13:35
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/7270

    Actions (login required)

    View Item