STUDI ARAHAN PENGGUNAAN LAHAN BERDASARKAN ASPEK GEOLOGI DAN SUMBER DAYA ALAM DI KAWASAN PESISIR PANTAI PARANGTRITIS DAN SEKITARNYA, KECAMATAN PUNDONG DAN KECAMATAN PURWOSARI, KABUPATEN GUNUNGKIDUL, PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

PATHRERCYA NATHALYA , TIMISELA (2013) STUDI ARAHAN PENGGUNAAN LAHAN BERDASARKAN ASPEK GEOLOGI DAN SUMBER DAYA ALAM DI KAWASAN PESISIR PANTAI PARANGTRITIS DAN SEKITARNYA, KECAMATAN PUNDONG DAN KECAMATAN PURWOSARI, KABUPATEN GUNUNGKIDUL, PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img] PDF
Download (134Kb)

    Abstract

    Secara administrasi lokasi penelitian terletak di daerah Pesisir Pantai Parangtritis dan sekitarnya Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul, dan Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunung Kidul, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Wonogiri, sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Klaten dan sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Bantul dan sebelah selatan berbatasan dengan Samudera Hindia. Daerah penelitian termasuk dalam Peta Rupa Bumi Digital BAKOSURTANAL. Secara Koordinat UTM (Universal Transverse Mercator), daerah penelitian terletak pada 425000mE–431000mE (West-East) dan 9112000mN–9125000mN (South-North). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui fenomena geologi , kondisi geologi, potensi geologi serta memberikan arahan penggunaan lahan daerah telitian berdasarkan sumber daya alam dan aspek geologi. Daerah penelitian dibagi menjadi empat bentuk asal, yaitu struktural, marine,, karst dan fluvial. Bentuk asal struktural terdiri dari satuan bentuk lahan gawir sesar,, bentuk asal marine terdiri dari satuan bentuk lahan pantai, bentuk asal karst terdiri dari satuan bentuk lahan perbukitan karst, dan bentuk asal fluvial terdiri dari dua satuan bentuk lahan, yaitu dataran aluvial dan tubuh sungai. Pola aliran di daerah telitian berdasarkan interpretasi dari peta topografi termasuk ke dalam pola aliran subdendritik. Stratigrafi daerah penelitian dimulai dari tua ke muda tersusun atas satuan breksi Nglanggran, satuan batugamping Wonosari dan satuan endapan Aluvial. Endapan Kuarter menyusun sekitar 50% dari seluruh daerah penelitian. Endapan ini sifat fisiknya masih urai atau berupa material lepas. Endapan Kuarter tersebut termasuk ke dalam lingkungan pengendapan fluviatil. Dari hasil analisa kemampuan lahan, evaluasi lahan, dan kesesuaian lahan, penggunaan lahan di daerah penelitian dibagi menjadi 5 kawasan tata guna lahan yaitu kawasan permukiman, kawasan industri, kawasan konservasi, kawasan pertanian, dan kawasan pariwisata.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: 500 Sains dan Matematika
    Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Geologi
    Depositing User: Eny Suparny
    Date Deposited: 28 Oct 2013 10:11
    Last Modified: 28 Oct 2013 10:11
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/7549

    Actions (login required)

    View Item