APLIKASI LOGGING BATUBARA DAN PEMBORAN GEOTEKNIK UNTUK MERANCANG GEOMETRI LERENG PT. GLOBALINDO INTI ENERGI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

CHANDRA HANDIKA , KURNIAWAN (2013) APLIKASI LOGGING BATUBARA DAN PEMBORAN GEOTEKNIK UNTUK MERANCANG GEOMETRI LERENG PT. GLOBALINDO INTI ENERGI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
PDF
Download (88Kb) | Preview

    Abstract

    Dalam kegiatan penambangan harus diketahui lapisan yang berada dalam lokasi penambangan sehingga diperlukan pengujian geophysical well logging menggunakan log gamma-ray dan log density untuk mengetahui keakuratan data litologi dan ketebalan untuk perancangan geometri lereng berdasarkan litologi yang ada di dalam lokasi penambangan. Perancangan geometri lereng tersebut didukung dengan adanya pengeboran geoteknik untuk mengetahui sifat fisik dan sifat mekanik litologi penyusun lereng penambangan. Berdasarkan hasil pengujian geophysical well logging didapatkan bahwa daerah penambangan mempunyai ketebalan litologi tanah penutup terbesar adalah 3,00 m pada titik 42R, ketebalan batulempung terbesar adalah 18,40 m pada titik 43R, ketebalan batupasir terbesar adalah 12,80 m pada titik 40R dan ketebalan batubara terbesar adalah 2,60 m pada titik 41R dan 42R. Dikarenakan ketebalan lapisan dari pemboran geoteknik tidak memenuhi untuk perancangan lereng , maka lapisan untuk perancangan lereng yang digunakan adalah lapisan dari titik geophysical well logging 40R. Lapisan tersebut digunakan karena pemboran geoteknik dan lapisan tersebut masih dalam satu lapisan yang menerus. Berdasarkan data hasil pengeboran geoteknik, pengujian sifat fisik dan mekanik conto tanah/batuan yang dilakukan oleh perusahaan serta pengujian logging batubara didapatkan geometri lereng tunggal maksimum yang aman untuk : 1. Conto soil dari lubang bor GT-01(1A), tinggi jenjang 10 m, sudut kemiringan 60o menghasilkan faktor keamanan (FK) 2,037. 2. Conto batupasir dari lubang bor GT-01(1B), tinggi jenjang 8 m, sudut kemiringan 50o menghasilkan faktor keamanan (FK) 1,338. 3. Conto batulempung dari lubang bor GT-02(2A), tinggi jenjang 5 m, sudut kemiringan 30o menghasilkan faktor keamanan (FK) 1,521. 4. Conto batulempung dari lubang bor GT-02(2B), tinggi jenjang 10 m, sudut kemiringan 60o menghasilkan faktor keamanan (FK) 1,315. Pada geometri lereng keseluruhan didapatkan tinggi jenjang tunggal 8 m, sudut kemiringan lereng jenjang tunggal 40o, lebar jenjang tunggal 5 m, tinggi jenjang keseluruhan 56 m, sudut kemiringan lereng jenjang keseluruhan 30o menghasilkan FK 1,524 yang didapatkan dari perancangan menggunakan program Rocscience Slide Versi 6.0.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: 600 Teknologi
    Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Pertambangan
    Depositing User: Eko Yuli Wahyuningsih
    Date Deposited: 19 Dec 2013 08:20
    Last Modified: 19 Dec 2013 08:20
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/7749

    Actions (login required)

    View Item