ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERATAAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2008-2012 (Sektor Aneka Industri, Sektor Industri Barang Konsumsi dan Sektor Industri Dasar dan Kimia)

ANITA DA , COSTA (2013) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERATAAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2008-2012 (Sektor Aneka Industri, Sektor Industri Barang Konsumsi dan Sektor Industri Dasar dan Kimia). Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img] PDF
Download (309Kb)

    Abstract

    v Perataan laba (income smoothing) adalah praktik yang umum dilakukan oleh manajer perusahaan untuk mengurangi fluktuasi laba, yang diharapkan mempunyai pengaruh yang bermanfaat bagi evaluasi kinerja manajemen. Namun demikian, praktik ini telah dikritik oleh banyak pihak karena dapat menyebabkan pengungkapan dalam laporan keuangan menjadi tidak memadai. Akibatnya, laporan keuangan tidak lagi mencerminkan keadaan sebenarnya mengenai hal-hal yang terjadi di perusahaan yang seharusnya perlu diketahui oleh pemakai laporan keuangan Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi praktik perataan laba yaitu Return on Asset (ROA) Net Profit Margin (NPM), Operating Profit Margin (OPM), Debt to Total Asset Ratio (DTAR), dan Debt to Equity Ratio (DER). Sampel terdiri dari 55 perusahaan manufaktur sektor aneka Industri, sektor industry barang konsumsi dan sektor industri dasar dan Kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama 5 tahun dari tahun 2008-2012, dengan subsampel sebanyak 275 laporan keuangan. Untuk mengidentifikasi perusahaan yang melakukan praktik perataan laba dan tidak melakukan praktik perataan laba dengan menggunakan Indeks Eckel. Jika indek yang dihasilkan lebih dari satu (>1) maka dikategorikan perusahaan tidak melakukan perataan laba dan jika indeks eckel kurang dari satu (<1) dikategorikan perusahaan melakukan perataan laba. Analisis statistik yang digunakan terdiri dari (1) Uji Normalitas, dalam hal ini menggunakan One - Sample Kolmogorov - Smirnov jika nilai probabilitas ≥ 0.05, maka data tersebut terdistribusi normal, (2) Uji Asumsi Klasik, dengan menggunakan uji Autokorelasi, Multikolinieritas, dan Heteroskedastisitas, (3) Uji parsial (t - test), untuk mengetahui variabel yang berpengaruh terhadap perataan laba, (4) Uji Simultan (f - test), untuk mengetahui pengaruh secara bersama terhadap perataan laba. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda secara bersama-sama terhadap kelima variabel independen Return on Asset (ROA) Net Profit Margin (NPM), Operating Profit Margin (OPM), Debt to Total Asset Ratio (DTAR), dan Debt to Equity Ratio (DER) secara signifikan terhadap perataan laba. Secara terpisah variabel independen yang berpengaruh terhadap perataan laba adalah Operating Profit Margin (OPM) dan Debt to Total Asset Ratio (DTAR dimana nilai signifikan kedua variabel independen diatas > 0,005. Sedangkan Variabel Return on Asset (ROA) Net Profit Margin (NPM) dan Debt to Equity Ratio (DER) nilai signifikansinya < 0,005 sehingga disimpulkan bahwa ketiga variabel tidak bepengaruh terhadap perataan laba. Kata Kunci: Perataan Laba, Return on Asset (ROA) Net Profit Margin (NPM), Operating Profit Margin (OPM), Debt to Total Asset Ratio (DTAR), dan Debt to Equity Ratio (DER)

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: 300 Ilmu Sosial
    Divisions: Fakultas Ekonomi > Akuntansi
    Depositing User: Eny Suparny
    Date Deposited: 19 Dec 2013 09:36
    Last Modified: 19 Dec 2013 09:36
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/7759

    Actions (login required)

    View Item