GEOLOGI, STUDI PROVENAN DAN POROSITAS BATUPASIR FORMASI NGRAYONG DAERAH SENDANGHARJO DAN SEKITARNYA, KECAMATAN BLORA KOTA, KABUPATEN BLORA, PROVINSI JAWA TENGAH

BAGUS SETYO , PAMBUDI (2013) GEOLOGI, STUDI PROVENAN DAN POROSITAS BATUPASIR FORMASI NGRAYONG DAERAH SENDANGHARJO DAN SEKITARNYA, KECAMATAN BLORA KOTA, KABUPATEN BLORA, PROVINSI JAWA TENGAH. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img] PDF
Download (87Kb)

    Abstract

    Daerah penelitian termasuk ke dalam Zona Rembang, Cekungan Jawa Timur Utara. Secara administratif terletak pada koordinat UTM 545000 - 550000 dan 9236000 - 9241000 dengan luas daerah penelitian ± 25 km 2 dengan skala 1: 25.000. Geomorfologi di daerah telitian dibagi menjadi dua bentukasal yaitu bentukasal struktural dan bentukasal fluvial. Bentukasal struktural dibagi menjadi dua bentuklahan, yaitubentuklahan Perbukitan Antklin (S1) dan Gawir (S2), sedangkan bentukasal fluvial yaitubentuklahan dataran aluvial (F1). Stratigrafi daerah telitian dibagi menjadi empat satuan tidak resmi, dari tua ke muda yaitu satuan batulempung Tawun berumur N.7-N.9 (Miosen Awal-Tengah), satuan batupasirNgrayong berumur N.10-N.12 (Miosen Tengah) menumpang selaras di atas satuan batulempungTawun, satuan batugamping Bulu berumur N.13-N.14 (Miosen Tengah) menumpang selaras diatas satuan batupasir Ngrayong, dan endapan aluvial berumur Holosen-Resen yang menumpangtidak selaras di atas batuan yang lebih tua. Struktur geologi di daerah telitian terdapat AntiklinSendangharjo (upright horizontal fold) dan Sesar Ngampel (normal left slip fault). Hasil analisis provenan batupasir kuarsa pada Formasi Ngrayong di DesaSendangharjo dan sekitarnya didapatkan tiga jenis mineral kuarsa dari batuan sumber yaitu jenis mineral kuarsa dari batuan beku volkanik, dari batuan beku plutonik dan dari batuanmetamorfik terrekristalisasi kembali. Berdasarkan klasifikasi genetik pada satuan batupasirNgrayong mineral kuarsa menunjukkan ciri yang cukup diagnostik terhadap batuan asal. Darijumlah butiran mineral sebanyak 211 - 839 untuk setiap plate satuan batupasir Ngrayongdidapatkan mineral kuarsa yang berasal dari batuan beku volkanik sebesar 1.2 % - 8.5 %, batuanbeku plutonik sebesar 50.9% - 80%, batuan metamorfik terrekristalisasi kembali sebesar 0.4%4.8%. Dari hasil analisis provenan didapatkan kedudukan secara umum tektonika batuan sumberdari batupasir Ngrayong adalah dari Craton Interior. Nilai rata-rata porositas batupasir Formasi Ngrayong pada daerah penelitian berdasarkansayatan tipis (thin section) adalah 20.7 %, sedangkan berdasarkan metode penimbangan intibatuan didapatkan rata-rata sebesar 20.86%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kisaran hargaporositas pada daerah telitian adalah sangat baik (very good). Kata kunci : Formasi Ngrayong, Cekungan Jawa Timur Utara, Provenan, Mineral kuarsa,Porositas

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: 500 Sains dan Matematika
    Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Geologi
    Depositing User: Eny Suparny
    Date Deposited: 13 Jan 2014 09:55
    Last Modified: 13 Jan 2014 09:55
    URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/8058

    Actions (login required)

    View Item