ANALISA LABORATORIUM PENGARUH PENAMBAHAN ADDITIVE SMP – 1 DAN CORN STARCH TERHADAP SIFAT FISIK LUMPUR WATER BASE DIKONDISIKAN PADA TEMPERATUR 27° C SAMPAI TEMPERATUR 150° C

Nainggolan, Bintara (2011) ANALISA LABORATORIUM PENGARUH PENAMBAHAN ADDITIVE SMP – 1 DAN CORN STARCH TERHADAP SIFAT FISIK LUMPUR WATER BASE DIKONDISIKAN PADA TEMPERATUR 27° C SAMPAI TEMPERATUR 150° C. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
PDF
Download (12kB) | Preview

Abstract

Pelaksanaan pemboran sumur minyak yang bertemperatur hingga 302° F atau 150° C, akan ditemukan berbagai masalah lumpur pemboran yang disebabkan rusaknya sifat fisik dari lumpur pemboran tersebut akibat tidak tahan terhadap kondisi temperatur hingga 150° C. Parameter sifat fisik yang dimaksud adalah densitas, rheology dan filtration loss. Untuk mengatasi masalah tersebut maka dilakukan penelitian terhadap Lumpur Dasar dengan penambahan additive Sulfonated Phenolic Resin SMP-1 (SMP-1) dan Corn Starch dengan pengkondisian temperatur (27° C, 50° C, 100° C, dan 150° C), sehingga mendapatkan komposisi lumpur water base yang sesuai dengan standart API spec 13 A. Metodologi penelitian ini dilakukan dengan melakukan pengujian terhadap Lumpur Dasar ( 350 ml Air + 22.5 gram Bentonite API) dengan pengkondisian temperatur (27° C, 50° C, 100° C, dan 150° C), kemudian melakukan pengukuran sifat fisik lumpur tersebut dan mengevaluasi terhadap standart API spec 13 A. Jika tidak memenuhi terhadap standart API spec 13 A, maka akan dilakukan pengujian kedua dengan penambahan additive SMP-1 (berfungsi sebagai Viscosifier dan Filtration Loss Reducer) dengan variasi konsentrasi (0.5, 1, 1.5, dan 2) ppb terhadap Lumpur Dasar yang dikondisikan pada temperatur (27° C, 50° C, 100° C, dan 150° C). Jika pengujian kedua belum memenuhi terhadap standart API spec 13 A, maka akan dilakukan pengujian ketiga dengan penambahan additive Corn Starch dengan variasi konsentrasi (0.25, 0.5, 0.75, dan 1) ppb terhadap Lumpur Dasar yang telah ditambahkan additive SMP-1 dan dikondisikan pada temperatur (27° C, 50° C, 100° C, dan 150° C). Hasil pengujian terhadap Lumpur Dasar belum memenuhi terhadap standart API spec 13 A dari parameter Dial Reading (C600 RPM) belum memenuhi 30 cp pada temperatur (27° C, 50° C, dan 100° C), Plastic Viscosity pada temperatur 27° C masih dibawah 8 cp, dan Volume Filtrat masih diatas 13.5 ml/ 30 menit pada semua pengkondisian temperatur. Oleh karena itu perlu ditambahkan additive SMP-1 untuk memperbaiki sifat fisik Lumpur Dasar tersebut. Pada penambahan (0.5 ppb dan 1 ppb), jumlah konsentrasi additive tersebut belum cukup untuk mendapatkan komposisi lumpur water base yang sesuai dengan standart API spec 13 A. Pada penambahan 1.5 ppb additive SMP-1, Volume Filtrat yang dihasilkan masih diatas 13.5 ml/ 30 menit pada temperatur (27° C dan 50° C), tetapi parameter lainnya telah memenuhi terhad standart API spec 13 A dari seluruh pengkondisian temperatur. Untuk mengurangi Volume Filtrat, maka ditambahkan additive Corn Starch yang berfungsi sebagai Filtration Loss Reducer. Pada penambahan (0.25 ppb dan 0.5 ppb) additive Corn Starch terhadap Lumpur Dasar dengan 1.5 ppb additive SMP-1, jumlah konsentrasi additive tersebut belum cukup untuk mendapatkan komposisi lumpur water base yang sesuai dengan standart API spec 13 A. Penambahan 0.75 ppb additive Corn Starch terhadap Lumpur Dasar dengan 1.5 ppb additive SMP-1 telah memenuhi terhadap standart API spec 13 A dari seluruh parameter sifat fisik dan pengkondisian temperatur.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 600 Teknologi
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral > Teknik Perminyakan
Depositing User: Eny Suparny
Date Deposited: 17 Oct 2011 04:53
Last Modified: 07 May 2015 06:12
URI: http://repository.upnyk.ac.id/id/eprint/945

Actions (login required)

View Item View Item